Breaking News:

In Love With You

Si Dia Memang Jodoh Anda? Cari Tahu Lewat Tiga Hal Ini

Pertengkaran juga mengajarkan kompromi.

ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM – Menjalani hubungan dengan seseorang dalam kurun waktu lama, tak menjamin adanya kecocokan yang dibutuhkan untuk membangun rumahtangga.

Jadi, sebelum buru-buru memutuskan. Simak tiga pertanda dalam hubungan yang merefleksikan bahwa Anda dan si dia bisa memang terlahir untuk saling melengkapi.

Hobi cari barang murah
Ya, siapa sangka gaya belanja bisa menjadi ukuran dari kualitas hubungan jangka panjang.

Menurut April Masini, seorang relationship expert yang berbasis di New York, AS, mengatakan bahwa pasangan yang gemar mencari barang-barang murah, berarti itu pertanda mereka memiliki visi dan misi yang serupa.

Tipe pasangan tersebut memiliki akurasi kecocokkan lebih tinggi, ketimbang pasangan yang doyan belanja.

“Uang merupakan hal sensitif dalam hubungan. Jadi, jika Anda dan dia memiliki gaya belanja sama, yaitu hobi berburu segala sesuatu yang lebih murah, ini pertanda baik bahwa kalian saling melengkapi satu sama lain,” terangn Masini.

Sahabat Anda bisa berteman dengan si dia
Tak sedikit pria yang mengaku bahwa momen bertemu dengan sahabat kekasih, sama menyeramkannya dengan bertemu calon mertua.

Pasalnya, tak bisa dimungkiri bahwa persahabatan wanita memiliki ikatan yang kuat dan saling mempengaruhi.

Oleh karena itu, jika sahabat Anda bisa berteman baik dengan sang kekasih. Hal itu merupakan pertanda bahwa si dia memiliki beberapa karakter yang sama dengan Anda.

Anda mau berkompromi
Pertengkaran dan selisih paham dalam sebuah hubungan, seperti kita ketahui, tercipta sebagai “bumbu” penyedap yang menguatkan perasaan masing-masing.

Selain itu, pertengkaran merupakan cara terbaik dalam menilai dan melihat karakter pasangan dalam menghadapi konflik.

Menurut relationship coach dan terapis, Anita Chlipala, mengatakan bahwa pertengkaran juga mengajarkan kompromi.

“Anda berdua bertengkar. Lalu, Anda berdua kembali baik-baik. Hal itu menunjukan adanya kompromi dalam hubungan. Sebab, pasangan yang awet adalah mereka yang mampu keluar dari masalah dan melupakannya,” ujar Chlipala. (Penulis: Kontributor Female, Lusina, Sumber: bustle.com/kompas.com)

Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved