Komunitas

Sisihkan Penghasilan, INI-IPPAT Sumsel Gelar Baksos

Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan bekerjasama antara notaris dan PPAT se-Sumsel memang selalu rutin.

Sisihkan Penghasilan, INI-IPPAT Sumsel Gelar Baksos
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Sejumlah Notaris dan PPAT se Sumsel yang tergabung dalam INI-PPAT Sumsel menggelar kegiatan bakti sosial di Kantor Notaris Achmad Syafiudin SH Jalan Mayor Salim Batubara Komplek PU Kecamatan Kemuning Palembang, Sabtu (26/3/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sibuk dalam bekerja, tak membuat kalangan para notaris dan pejabat pembuat akte tanah (PPAT) tidak peduli dengan masyarakat. Tak hanya bekerja dan mencari pendapatan yang sebesar-besarnya, akan tetapi juga bisa berbagi dengan sesama.

Kepedulian ini dibuktikan dengan rasa kebersamaan dan kekompakan yang terjalin para notaris dan PPAT yang ada di Sumsel. Mereka bersama-sama mengatasnamakan Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan PPAT (IPPAT) Sumsel menyisihkan penghasilan yang mereka dapatkan untuk diberikan kepada anak-anak panti asuhan dan orang-orang jompo. Sebelum berangkat, mereka berkumpul di Kantor Notaris dan PPAT Ahmad Syarifudin di Jalan Mayor Salim Batubara Sekip Kecamatan Kemuning Palembang, Sabtu (26/3/2016).

Ketua Pelaksana Baksos Dessy Yusnita SH MKn didampingi Ketua Pengwil IPPAT sekaligus sebagai Wakil INI Sumsel H Firlandia Muchtahar SH, SpN ketika ditemui menuturkan, kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan bekerjasama antara notaris dan PPAT se-Sumsel memang selalu rutin melaksanakan bakti sosial baik ke panti asuhan maupun panti jompo.

"Ini bentuk kepedulian kami pada sesama. Dengan menyisihkan sebagian penghasilan, setidaknya kami bisa memberikan sedikit senyum untuk anak-anak panti asuhan dan orang jompo," ujarnya.

Sumbangan yang dikumpulkan dari notaris sebanyak 300 orang dan PPAT sebanyak 225 orang ini, diberikan kepada lima panti asuhan dan satu panti jompo yang ada di Palembang.
Untuk anak-anak yang ada di panti asuhan yakni panti asuhan Al-Amanah, Al-yasir Rizki, Amal Ma'ruf, Fatmawati, dan 9 Saudara diberikan bantuan berupa sembako, selimut, perlengkapan sekolah dan pakaian laik pakai. Sedangkan di panti Jompo Werdha untuk orang jompo diberilkan selimut, popok orang dewasa dan sembako.

"Pastinya sebelum diberikan bantuan, kami melakukan survei terlebih dahulu agar bantuan yang diberikan memang tepat sasaran. Kegiatan ini sudah berjalan selama Sudah enam tahun berjalan. Ini bentuk kepedualian dari notaris dan PPAT dan target kedepan kami akan menjadi orangtua asuh untuk anak-anak yatim," pungkasnya.

Sedangkan Sekretaris Pengwil Ikatan Notaris Indonesia Sumsel yang juga Ketua Pengda Notaris Palembang
Ahmad Syarifudin menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan yang telah terjalin lama antara notaris dan PPAT yang ada di Sumsel.

"Bentuk kekompakan inilah yang dimanfaatkan untuk saling berbagi dengan sesama. Selain berkumpul untuk menjalin silahturahmi, juga menyisihkan sebagaian penghasilan untuk orang-orang yang memang membutuhkan," katanya.

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved