Netizen Heboh, Ada Kakek 97 Tahun yang Ternyata Masih Single

Kisah hidupnya bermula pada 1954, dimana Peng saat itu berusia 35 tahun dan bekerja di sebuah pabrik dan mulai mengadopsi seorang anak.

Netizen Heboh, Ada Kakek 97 Tahun yang Ternyata Masih Single
CCTV News
Peng tetap merasa bahagia dikelilingi enam anak yang ia adopsi beberapa tahun yang lalu. 

SRIPOKU.COM, CHINA - Dalam usianya yang sudah menyentuh angka 97 tahun, Peng Yunsong ternyata tidak memiliki pasangan selama hidupnya. Namun, pria ini menuturkan kalau meski dirinya tak memiliki pasnagan, bukan berarti hidupnya selalu berada dalam rasa kesepian.

Dikutip dari CCTV News (23/3/2016), Peng, yang tinggal di Harbin, Provinsi Heilongjiang, China, mengatakan kalau ia dapat hidup dengan senang karena memiliki enam orang anak yang ia adopsi dan telah dibesarkannya selama beberapa tahun.

Kisah hidupnya bermula pada 1954, dimana Peng saat itu berusia 35 tahun dan bekerja di sebuah pabrik dan mulai mengadopsi seorang anak. Selama 15 tahun ke depannya, Peng juga mengadopsi lima orang anak ke dalam keluarga kecilnya.

Meski pendapatan yang ia peroleh tidak banyak, Peng berhasil menafkahi keluarganya tersebut. Akan tetapi, semakin bertambahnya umur dan semakin berkurangnya tabungan membuat Peng memutuskan untuk mencari pekerjaan lain agar bisa mendapatkan uang demi menghidupi ke enam anak adopsinya.

Ia pun memutuskan membeli enam ekor kambing dan mulai menjual susu kambing untuk menafkahi keluarganya. Saat anak-anaknya tumbuh dewasa dan dapat hidup sendiri, Peng tetap terus bekerja dan terus menjalin komunikasi dnegan anak-anaknya.

Selama empat jam sehari, pria ini bekerja di sebuah penginapan lokal. Kebahagiaan pun terpancar dari wajahnya saat para anak-anaknya merayakan ulang tahunnnya yang ke 97 tahun.

Saat ditanya kenapa ia memutuskan untuk tak menikah selama bertahun-tahun, Peng menjelaskan kalau ia menolak tawaran setiap orang yang ingin memperkenalkannya pada wanita, karena takut kalau keputusannya untuk mengurus anak adopsi akan menjadi beban bagi mereka yang akan menikahinya.

”Jika seorang wanita bersedia menikahiku, dia pasti akan menderita. Aku tak ingin dia ikut menderita bersamaku. Tapi yang paling penting, aku harus membesarkan anak-anakku,” ujar Peng. (Sadam, Sumber : CCTV News)

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved