Fatimah Dianiaya Suami Pasal Air Minum

Selama berumah tangga sejak tahun 1995, dirinya sudah sering dianiya Maryoko.

Fatimah Dianiaya Suami Pasal Air Minum
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Fatimah, seorang IRT mendatangi SPKT Polresta Palembang, guna melaporkan Suaminya yang telah melakukan penganiayan kepadanya, Kamis (24/3/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Aksi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali terjadi. Kali ini hanya karena air minum yang dirasakan berbeda dari biasanya, membuat Maryoko (40), warga Jalan Komplek Jaya Bersama Kelurahan Kenten Kecamatan Talang Kelapa, Palembang menganiaya istrinya, Fatimah (44) hingga mengalami luka memar di tubuhnya.

Tak terima atas perlakukan sang suami, Fatimah pun yang terlihat masih syok mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta, Palembang, guna melaporkan kejadian yang dialaminya, Kamis (24/3/2016), sekitar pukul 12.00 WIB.

Kepada petugas pengaduan Fatimah menuturkan, peristiwa penganiayaan itu bukan kali pertama dialaminya. Selama berumah tangga sejak tahun 1995, dirinya sudah sering dianiya Maryoko, suami yang telah memberikannya tiga orang anak itu.

Lanjut Fatimah, kejadian penganiayan yang terakhir dialaminya berawal saat Maryoko bangun tidur dan mengambil minum dari air kulkas. Karena air yang diambil dari kulkas tersebut terasa berbeda dengan air biasanya, Maryoko menuduh Fatimah hendak meracuninya.

"Saat ia minum air itu, kata lengket airnya pak. Jadi dia itu menuduh saya meracuninya, padahal air minum itu tidak saya apa-apakan pak," katanya.

Oleh masalah itulah, sambung Fatimah, terjadi cek-cok mulut. Fatimah pun langsung dianiaya Maryoko dengan cara mencekik leher, menampar, memukul, dan menerjang Fatimah hingga ia babak belur.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede melalui KA SPKT, Aipda Novianto mengatakan, laporan korban tentang KDRT sudah diterima dipihaknya.

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved