Haris Temani Istri Beraksi Hipnotis Sebanyak 30 Kali

Dari pemeriksaan petugas, pasangan suami istri ini telah melakukan sedikitnya lebih dari 30 kali aksi hipnotis.

Haris Temani Istri Beraksi Hipnotis Sebanyak 30 Kali
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Haris (30), mengenakan baju kaos merah yang merupakan pelaku hipnotis dan kini diamankan petugas Unit Pidum Sat Reskrim Polresta Palembang, Kamis (17/3/2016) malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Tiga hari berselang usai penangkapan Sri Yuniar (30), pelaku hipnotis di kawasan Pasar Sako, aparat Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang melakukan pengembangan. Hasilnya, polisi meringkus Haris Tapiona (32), yang tak lain adalah suami tersangka Sri, di Indekos miliknya, kawasan Jl Diwikora II, Kamis (17/3/2016).

Dari pemeriksaan petugas, pasangan suami istri ini telah melakukan sedikitnya lebih dari 30 kali aksi hipnotis. Dengan modus berpura-pura bertamu ke rumah calon korban, mereka lalu mempengaruhi korban untuk memberikan harta dan barang berharga.

Tak hanya bertamu, dua pelaku yang selalu mengincar lingkungan perumahan yang sepi ini juga kerap pura-pura mengantarkan undangan. Sasarannya adalah lingkungan perumahan sepi yang ditinggal pemilik untuk bekerja.

Saat ditangkap, Haris yang mengaku berasal dari Lubuklinggau ini, baru saja selesai mengonsumsi sabu. “Tersangka ini berperan untuk menemani istrinya bertamu kerumah calon korban. Selanjutnya korban diajak keluar dari rumah, lalu perhiasannya dilucuti dan ditinggalkan di pinggir jalan,”ungkap Kasat Reskrim Kompol Maruly Pardede SH SIK, didampingi Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing.

Kini petugas masih mengembangkan pengakuan tersangka, terkait dugaan aksi kejahatan lain. Sebab, saat ditangkap, bersama Haris, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Fino merah putih, hasil kejahatan curanmor.

Kepada polisi, terasngka mengaku telah mendapatkan keuntungan lebih dari Rp 80 juta, selama beraksi tiga bulan kebelakang. Yang terbesar didapat dari korban Rutina (58), di Komplek Pemda, Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang Alang Lebar. Pada Kamis (3/12/2015) lalu, dua tersangka dating dengan berpura-pura bertamu.

Korban lalu diajak oleh tersangka Sri keluar dari rumah sambil mengenakan sejumlah perhiasan. Sementara tersnagka Haris menunggu, Sri mengajak korban ke kawasan Jl Sukarela mengendarai sepeda motor.

Saat itulah, perhiasan korban dilucuti oleh pelaku Sri yang kemudian menjemput Haris yang telah menunggu dipinggir jalan. “Waktu itu aku ikut menjual emasnyo, dapat sekitar Rp20 jutaan. Kami idak jual sekaligus, tapi pas habis duit baru dijual,”ungkapnya.

Haris yang selama ini berprofesi sebagai sopir bis kota jurusan KM12-Plaju mengaku nekat berhenti dari pekerjaannya setelah mengetahui istrinya punya kemampuan menghipnotis.

“Aku jugo baru tahu kalau bini aku tu biso menghipnotis. Dio dapat berguru di Bukit Siguntang. Aku sempat curiga, sebab dio selalu pegang duit. Ruponyo, pas aku pakso dio mengaku biso menghipnotis. Jadi, aku berhenti menyopir bis dan merewangi dio be," ujar Haris.

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved