Anak Punk yang Simpan Bendera GAM Melanjutkan Perjalanan ke Pulau Jawa

Perjalanan dilanjutkan menggunakan bis, sedangkan motor vespa yang dikendarai mereka dari Lhokseumawe Provinsi Aceh ditinggal di Mapolres Empatlawang.

Anak Punk yang Simpan Bendera GAM Melanjutkan Perjalanan ke Pulau Jawa
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Sebanyak 6 anak punk yang membawa barang-barang masih di vespa sebelumnya melanjutkan perjalanan ke Bogor dan Banten, di Polres Empatlawang terkait membawa bendera GAM, Rabu (16/03/2016) sekitar pukul 12.00. 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Usai melalui pemeriksaan di Mapolres Empatlawang, ke enam anak punk termasuk dua orang pemilik bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Dayat bin Marno (24) warga asal Bogor dan rekannya Dudi bin Aji Rahmat (20) akhirnya bisa melanjutkan perjalanan, Rabu(16/03/2016) sekitar pukul 12.00.

Sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Jawa tujuan Bogor dan Baten, ke-6 anak punk ini menyiapkan barang yang masih disimpan di boks dan gantungan vespa yang dikendarai dari Lhokseumawe Provinsi Aceh.

Seperti kain, botol bekas air minum mineral, boneka beruang dan beberapa potong pakaiaan ala anak punk.

Perjalanan dilanjutkan menggunakan bis, sedangkan motor vespa yang dikendarai mereka dari Lhokseumawe Provinsi Aceh ditinggal di Mapolres Empatlawang.

"Katanya sudah disiapi mobil naik bis ke Jawa," ungkap Dudi, salah seorang anak punk.

Penulis: Awijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved