SFC Pulang Dengan Tangan Hampa
Ambisi Sriwijaya FC (SFC) untuk memenangkan laga pelipur lara kembali kandas.
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Ambisi Sriwijaya FC (SFC) untuk memenangkan laga pelipur lara kembali kandas. Kalah telak dengan skor 3-1 dari Arema Cronus membuat tim asal Sumsel ini, harus kembali pulang dengan tangan hampa.
Kecewa jelas terlihat diwajah setiap pemain SFC, apalagi beberapa kali pelanggaran yang dilakukan dan hukuman oleh Kasman sebagai hakim lapangan dinilai begitu timpang untuk Laskar Wong Kito.
Pasukan Bendol pun sempat nyaris hengkang dimenit 79, saat Esteban Vizcarra mengoyak jala Dian Agus Prasetyo yang sebelumnya dilanggar oleh Lopicik hingga DAP tak bisa bangun. Namun, penggawa SFC tetap kembali bermain dan mengakhiri laga dengan tambahan gol dari Dendi Santoso dimenit 87.
Dipertemuan pertama SFC lawan Arema tahun 2016 ini, sebenarnya SFC lebih dahulu mencuri angka lewat sundulan Yohanis Nabar yang memanfaatkan bola muntah tepisan Kurnia Mega, dimenit 29. Namun sayang, sukses mempertahankan keunggulan hingga akhir babak pertama, dimenit 59 petaka mendatangi Laskar Wong Kito.
Thiery Gathuesi yang terprovokasi dengan aksi Lopicik terpaksa dikeluarkan oleh Kasman. Thiery memprotes mempertanyakan provokoasi dan menbalas mendorong Lopicik, yang dimanfaatkan Lopicik dengan aksi pura-pura sakit.
Sejak hilang Thiery, keseimbangan dilini belakang SFC langsung hilang. Bendol pun seakan panik langsung menarik Asri Akbar dan Ridwan digantikan Talaohu Abdul Musafri dan Syaeful Indra Cahya. Tapi sayang, bolong posisi Thiery tak bisa ditampal dengan taktik Bendol.
Tendangan mendatar yang dilesakkan Ginzales atas hadiah pelanggara Ahmad Jufrianto, sukses membuat skor menjadi imbang 1-1.
Kepanikan begitu tampak di lini belakang SFC, bermain dengan formasi bertahan SFC terus-terusan digempur. Hingga dimenit 79 petaka kembali membayangi SFC ketika Esteban sukses membuat skor berubah menjadi 2-1 keunggulan bagi Arema.
Tidak cukup unggul 2-1, serangan Arema kembali membabi buta. Jelang akhir laga, Dendi Santoso memperlebar keunggulan dengan sepakan keatas mistar gawang dan membuat skor menjadi 3-1 dimenit 87.