Tips

Pakai Cara Jitu Ini untuk Menghilangkan Migrain

Tandanya berupa sakit kepala unilateral (hanya pada separuh bagian kepala), berdenyut-denyut, dan berlangsung selama 2 hingga 72 jam.

Pakai Cara Jitu Ini untuk Menghilangkan Migrain
gudangacemaxs.com
Migrain, Sakit kepala sebelah. 

SRIPOKU.COM -- Migrain adalah gangguan kronis yang ditandai dengan terjadinya sakit kepala ringan hingga berat yang seringkali berhubungan dengan gejala-gejala sistem syaraf otonom. Kata migrain berasal dari Yunani hemikrania, yaitu "rasa sakit di salah satu sisi kepala".

Tandanya berupa sakit kepala unilateral (hanya pada separuh bagian kepala), berdenyut-denyut, dan berlangsung selama 2 hingga 72 jam. Gejala-gejala yang turut menyertai antara lain mual, muntah, fotofobia (semakin sensitif terhadap cahaya), fonofobia (semakin sensitif terhadap suara) dan rasa sakitnya semakin hebat bila melakukan aktifitas fisik.

Sekitar-sepertiga penderita sakit kepala migrain mengalami aura: yaitu semacam gangguan visual, indra, bicara, atau gerak/motorik yang menjadi pertanda bahwa sakit kepala tersebut akan segera muncul.

Jika Anda sering menderita sakit kepala sebelah dan telah mencoba berbagai cara pengobatan namun tidak berhasil, pertimbangkan lima cara unik berikut ini.

1. Suntikan botoks
Oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), botoks disetujui bukan hanya sebagai zat penghilang kerutan kulit, tapi juga sebagai obat pencegah migrain kronis.

Botoks digunakan oleh mereka yang kerap menderita migrain selama 15 hari perbulan. Suntikan botoks untuk migrain hanya boleh dilaksanakan setelah pasien mendapat persetujuan dari spesialis saraf.

2. Turunkan berat badan
Wanita yang memiliki lemak perut berlebih, lebih rentan menderita migrain ketimbang mereka yang berperut ramping, menurut studi dari Drexel University College of Medicine study pada tahun 2009.

Kurangi makanan berlemak dan gula, serta rutin berolahraga adalah cara paling sehat untuk mendapatkan lingkar pinggang yang ideal.

3. Kendalikan alergi Anda
Sekitar 2/3 orang yang memiliki alergi, juga memiliki migrain, kata American Headache Society.

"Ketika alergi Anda kambuh, tubuh mengeluarkan senyawa histamin dan senyawa lainnya yang memicu migrain," jelas Vincent Martin, MD, profesor kedokteran University of Cincinnati College of Medicine.

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved