Kurs Rupiah

Rupiah Kian Perkasa, Dollar AS Terkulai

Sentimen negatif di pasar global serta terjaganya arus dana asing yang masuk ke pasar saham dan keuangan dalam negeri kembali menyokong rupiah.

kompas.com
Rupiah. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Sentimen negatif di pasar global serta terjaganya arus dana asing yang masuk ke pasar saham dan keuangan dalam negeri kembali menyokong rupiah.

Berita Lainnya: Melemah, Rupiah ke Rp 13.130 per Dollar AS

Kemarin, Kamis (10/3/2016), nilai tukar rupiah di pasar spot kembali menguat 0,80 persen ke Rp 13.052 per dollar AS dibanding hari sebelumnya. Uniknya, pada kurs tengah BI, mata uang Garuda malah tergerus 0,16 persen ke Rp 13.149 per dollar.

Analis Esandar Arthamas Berjangka, Tonny Mariano menuturkan penguatan terjadi lantaran rontoknya dollar AS di pasar global. "Pelaku pasar fokus menanti FOMC pertengahan pekan depan," ujarnya, Kamis (10/3/2016).

Ekonom Bank Permata Josua Pardede juga menyebutkan, masuknya dana asing turut menjaga pergerakan rupiah. Ini menjadi bukti pasar masih percaya pada ekonomi Indonesia. Terlebih, di antara mata uang Asia lain, pergerakan rupiah paling menjanjikan.

Jika hasil pertemuan ECB Kamis malam waktu setempat menghasilkan stimulus tambahan di Eropa, dana asing yang masuk ke pasar domestik semakin deras.

Josua memprediksi, hari ini Jumat (11/3/2016) rupiah akan bergerak di Rp 13.000– Rp 13.150 per dollar AS. Sedangkan Tonny menebak di Rp 13.000– Rp 13.100 per dollar AS. (Namira Daufina)

Sumber : KONTAN

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved