Breaking News:

Pencuri Minyak Mentah Pertamina Muaraenim Dibekuk

petugas Polsek Rambang Dangku dipimpin Kanit Reskrim Ipda Aisen Hower bersama Kapospol dan sekurity Pertamina, langsung menuju ke lokasi pencurian.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Mustamil (42) warga Mangun Jaya, Desa Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang dan Chilmi (44) warga Desa Babat, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), tertangkap tangan melakukan pencurian minyak mentah di sumur SJ 194 Suban Jeriji, PT Gunung Kampung Minyak (GKM) Pertamina Talang Labu Kayu, Desa Suban Jeriji, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muaraenim, Selasa (8/3) sekitar pukul 14.30.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Rabu (9/3/2016), kejadian pencurian minyak mentah tersebut diketahui ketika Polsek Rambang Dangku mendapatkan laporan dari Kapospol Gemawang Bripka Marta Utama, bahwa di lokasi sumur SJ 194 Suban Jeriji, telah terjadi pencurian minyak mentah milik PT GKM Pertamina Batukeras, oleh pelaku yang tidak dikenal.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas Polsek Rambang Dangku yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Aisen Hower bersama Kapospol dan sekurity Pertamina, langsung menuju ke lokasi pencurian.

Ketika tiba dilokasi kejadian, petugas melihat ada dua orang pelaku yang sedang menimba minyak mentah dari lubang sumur dengan menggunakan alat tradisional berupa katrol, satu unit motor Revo sebagai penggerak katrol dan tali.

Sedangkan minyak mentah hasil curian sudah ditimba dan ditampung di dalam bak seller tanah ukuran sekitar 2 x 3 meter.

Melihat hal tersebut, petugas langsung menangkap dan mengamankan kedua pelaku bersama barang bukti ke Polsek Rambang Dangku, Muaraenim.

Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto didampingi Kapolsek Rambang Dangku AKP Nazarudin dan Kasubag Humas Iptu Arsyad Agus, saat ini, pihaknya telah mengamankan kedua pelaku berikut barang bukti satu unit sepeda motor merek Honda Revo BG 2150 DR, satu buah tali timba sepanjang 180 Meter dan satu buah canting timba panjang tiga meter, satu buah tenda warna biru, satu buah kompor Hock, satu derigen minyak mentah, dan satu bilah parang, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved