Gerhana Matahari Total 2016

Aduh Sepinya Kampung Kapitan Saat GMT, Beda Jauh Sama BKB

"Di sini biasa pendatang dan turis dari luar hanya jalan-jalan.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Jelang adanya Gerhana Matahari Total (GMT) yang tinggal menunggu jamnya, suasana Kampung Kapitan masih terlihat sepi, hanya ramai warga setempat dan beberapa warga datangan yang datang di sini untuk menyaksikan GMT, Rabu (9/3/2016).

Pantauan Sriwijaya Post, tidak ada satu pun turis dari luar pun yang datang ke sini, untuk menyaksikan GMT dari kampung Kapitan ini.

Berbeda sangat jauh dengan kondisi yang ada di Benteng Kuto Besar, dimana pengunjungnya sangat ramai karena memang acara terpusat di sana dan jembatan Ampera.

"Di sini biasa pendatang dan turis dari luar hanya jalan-jalan. Tetapi saat ada GMT, saya belum terlihat turis dari luar main ke sini,"
ungkap salah satu warga sini, Hasan (45).

Untuk acara atau event yang digelar juga, lanjut Hasan, memang tidak ada.

"Dari kemarin sepi pak, tak ada yang spesial di sini. Warga sini banyak ke atas ampera, dan sebagian warga ada juga yang ke mesjid
Agung, untuk menjalankan Sholat Gerhana," katanya.

Sedangkan, Ali (24), warga Jakabaring yang ada ke sini, mengatakan, tidak mau ketinggalan momen GMT, dirinya datang bersama keluarga dan sudah membawa kaca mata untuk melihat GMT.

"Kalau ke sini memang sudah dijadwalkan dengan keluarga pak. Karena GMT terakhir tahun 1983, jadi saya bersama keluarga mau menyaksikan," katanya. (***).

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved