Serasa Miliki Taman Sungguhan
Meski ukurannya kecil, sensasi memiliki taman sungguan bisa didapat dengan membuat miniatur taman.
Penulis: Refli Permana | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM -- Ingin memiliki taman, namun halaman rumah tidak mencukupi? Mungkin miniatur taman bisa menjadi solusinya. Meski ukurannya kecil, sensasi memiliki taman sungguan bisa didapat dengan membuat miniatur taman. Tak ayal, hobi ini tengah digandrungi sejumlah masyarakat di Palembang karena memang mengasyikkan.
Salah satunya seperti yang dilakukan Andi. Warga Jl Manunggal I IB I Palembang ini memiliki dua miniatur taman di rumahnya. Guru di salah satu SMP negeri di Banyuasin Sumsel ini tidak memiliki halaman rumah yang memadai untuk khusus dilokasikan membuat taman.
"Bisa dilihat sendiri, halaman rumah sudah dipenuhi dengan tanaman hidroponik. Sama sekali tidak ada space untuk membuat taman," kata Andi, Rabu (2/3/201/).
Secara tidak sengaja, Andi mengatakan, dirinya melihat informasi seputar miniatur taman yang tengah banyak diberitakan di internet. Berbekal dari informasi yang didapat dari dunia maya, sarjana komputer ini lalu mencobanya di rumah.
Mulanya ia mengumpulkan berbagai peralatan yang bisa dijadikan miniatur taman. Hebatnya, tidak butuh biaya banyak karena sebagian peralatan itu berupa benda bekas yang masih layak pakai.
Adapun benda-benda bekas yang dijadikan Andi menjadi miniatur taman, sebut saja, bekas karta nama, beka botol air mineral, hingga benda-benda dari alam seperti batu ataupun tanah. Andi paling banter hanya membutuhkan biaya untuk pot yang dibuat untuk dijadikan tempat miniatur taman tersebut berada. Pot mayoritas berbahan baku semen dan dibuat dengan ukurang panjang tidak sampai setengah meter.
Setelah satu per satu benda terkumpul, Andi lalu membentukna sedemikian rupa hingga terlihat menjadi miniatur taman dalam pot. Ada bebatuan berwarna-warni, tanah yang sama seperti tanah di taman, begitu juga dengan tanaman yang memang berupa tanaman asli. Tak tanggung-tanggung, Andi membuat dua miniatur taman sekaligus yang diletakan di pot yang berbeda.
"Karena tanamannya asli, otomatis perawatan sama seperti merawat tanaman sesunggunya. Jadi, saya sirami dan beri pupuk biar berkembang," kata Andi.
Dikatakan Andi, hobinya ini sama sekali tidak menyita waktu bekerja ataupun statusnya sebagai kepala rumah tangga. Hanya butuh sedikit waktu, perawatan sudah bisa dilakukan di waktu senggang. Hobi mengembangbiakan tanaman secara hydroponik pun tidak tersita.
Sama seperti Andi, seorang warga yang berdomisili di Sekip Kemuning Palembang yang kebetulan namanya juga Andi memiliki miniatur taman di rumahnya. Bedanya, dirinya baru memiliki satu taman dan belum selesai dibuat.
"Halaman membuat taman tidak ada, jadi saya buat miniatur taman seperti yang saya ketahui di internet. Sensasinya tidak beda karena serasa memiliki taman sungguhan. Rencananya mau buat beberapa pot supaya bisa dijejerkan," kata Andi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/miniatur-taman_20160302_091603.jpg)