Breaking News:

Melakukan Aborsi, Risiko yang Bisa Terjadi pada Anda

Tidak ada prosedur klinis yang 100 persen bebas risiko. Begitu juga dengan aborsi. Aborsi dapat menimbulkan beberapa risiko, terutama jika dilakukan p

Editor: Bedjo
Melakukan Aborsi, Risiko yang Bisa Terjadi pada Anda
ISTIMEWA
Ilustrasi

SRIPOKU.COM - Tidak ada prosedur klinis yang 100 persen bebas risiko. Begitu juga dengan aborsi. Aborsi dapat menimbulkan beberapa risiko, terutama jika dilakukan pada 12 minggu pertama kehamilan.

Berita Lainnya: Tiap Tahun Terjadi 2,5 Juta Kasus Aborsi di Indonesia

Risiko pada saat aborsi
Ada sejumlah risiko yang bisa saja terjadi selama prosedur aborsi, misalnya:
- Haemorrhage (pendarahan yang banyak) terjadi pada sekitar satu dari 1.000 aborsi.

- Kerusakan mulut rahim, terjadi pada tidak lebih dari 10 per 1.009 aborsi.

- Kerusakan rahim, terjadi pada sekitar empat dari 1.000 aborsi bedah (surgical abortiin) dan satu dari 1.000 aborsi medikal pada usia kehamilan 12-24 minggu.

Risiko setelah aborsi

Risiko yang paling sering terjadi setelah prosedur aborsi adalah infeksi rahim. Infeksi ini biasa terjadi karena pengeluaran janin dan jaringan yang tidak bersih atau tuntas atau wanita yang bersangkutan kurang menjaga kebersihan.

Anda bisa mengurangi risiko infeksi dengan cara memakai sanitary pad yang bersih sampai pendarahan berhenti. Tidak disarankan pemakaian tampon. Anda juga tidak disarankan melakukan hubungan seks selama dua minggu setelah aborsi atau sampai pendarahan selesai.

Jika terjadi infeksi, Anda akan mengalami pendarahan berat dari vagina dan nyeri seperti saat menstruasi. Biasanya, antibiotik digunakan untuk mengatasi infeksi.

Jika infeksi tidak diobati, dapat menjadi infeksi parah di organ reproduksi, misalnya pelvic inflammatory disease (PID) yang dapat menyebabkan infertilitas dan kehamilan ektopik. Risiko infeksi juga bisa dikurangi dengan mengonsumsi antibiotik saat prosedur aborsi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved