Breaking News:

Nairobi Mencekam, Kawanan Singa Kabur dari Taman Nasional dan Masuk Kota

Penduduk diminta untuk memberi melapor kepada aparat yang berwenang apabila melihat singa di sekitar permukiman mereka.

Editor: Soegeng Haryadi
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, NAIROBI -- Ibu kota Kenya, Nairobi berada dalam kondisi siaga, bukan karena serangan teroris melainkan disebabkan kaburnya beberapa ekor singa dari taman nasional dan berkeliaran hingga ke dalam kota.

Aparat keamanan berhasil menangkap kembali seekor singa betina dan dua naknya sementara dua ekor singa lagi diyakini telah kembali sendiri ke Taman Nasional Nairobi. Namun tak diketahui dengan pasti berapa ekor singa yang masih berkeliaran.

Penduduk diminta untuk memberi melapor kepada aparat yang berwenang apabila melihat singa di sekitar permukiman mereka.

"Singa adalah hewan yang liar dan berbahaya. Jangan coba melawan mereka kalau bertemu," kata Paul Udoto, juru bicara Kenya Widlife Service (KWS) lewat akun Twitter-nya.

Taman nasional Nairobi hanya dipisahkan jalan utama dari kawasan berpenduduk padat, termasuk daerah kumuh Kibera yang terletak di selatan kota.

Beberapa penduduk kawasan Kibera merasa geram karena menilai KWS bekerja lamban dalam menangkap kembali para singa itu. Apakagi, dua ekor singa terlihat di kota, tak jauh dari kawasan Kibera pada pagi hari.
Tidak jelas berapa jumlah pasti singa yang kabur dan para petugas KWS sedang memastikan jumlah yang berada di dalam taman. Diduga, terdapat sekitar 30 ekor singa hidup di kawasan suaka seluas 17 kilometer persegi itu.

Taman Nasional Nairobi dibatasi pagar dengan wilayah kota, tetapi terbuka di tempat lainnya demi memberi jalan bagi migrasi tahunan hewan.

Para pegiat satwa mengatakan hilangnya habitat singa di Kenya memperbesar peluang mereka berinteraksi dengan manusia dan ini bisa membahayakan bagi keduanya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved