Banteng Indonesia Sumsel Siap Kawal Trisakti

Kemandirian yang sekian lama diperjuangkan sejak dari masa kemerdekaan bukanlah hal yang serta merta jatuh dari langit.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Panpel Deklarasi dan Pelantikan Banteng Indonesia Provinsi Sumsel, Aria Laksana 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua Umum Barisan Penegak Trisaksti Bela Negara (Banteng Indonesia) I Ketut Guna Arta bakal melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Barisan Penegak Trisaksti Bela Negara (Banteng Indonesia) Provinsi Sumsel yang diketuai Asrul Indrawan di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (24/2/2016).

Ketua Panpel Deklarasi dan Pelantikan Banteng Indonesia Provinsi Sumsel, Aria Laksana didampingi Sekretaris A Sazali mengatakan kemandirian bangsa adalah syarat mutlak bagi bangsa Indonesia agar dapat dihargai di mata dunia.

Kemandirian yang sekian lama diperjuangkan sejak dari masa kemerdekaan bukanlah hal yang serta merta jatuh dari langit.

Kemandirian bangsa yang dicita-citakan adalah kemandirian adalah kemandirian atas pengelolaan potensi sumber daya alam berikut dengan kekuatan produksi yang semata-mata ditujukan tidak lain untuk kemakmuran Indonesia Raya, tanpa campur tangan asing.

The Founding Father, Ir Soekarno dengan mencanangkan TRISAKTI, yang menuntut generasi penerus bangsa Indonesia untuk tidak hentinya berjuang mewujudkan kedaulatan politik bangsa Indonesia di kancah dunia, berdikari dalam bidang ekonomi serta Indonesia yang berkepribadian secara kebudayaan.

Trisakti Bung Karno mustahil terwujud dengan sendirinya. Oleh sebab itu Banindo menganggap sudah menjadi kewajiban generasi sekarang untuk mewujudkan cita-cita Trisakti Bung Karno.

"Untuk itu diperlukan suatu pergerakan progresif yang dilakukan secara simultan tanpa henti demi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Dengan adanya Gerakan Nasional Revolusi Mental yang dimuarakan pada terwujudnya Trisakti Bung Karno, maka Barisan Penegak Trisakti Bela Bangsa (Banteng Indonesia) siap mendeklarasikan diri di Provinsi Sumsel dengan nilai utama perjuangan yakni Marhaenis, Humanis, progresif," ungkap Aria Laksana, Senin (22/2/2016).

Dijelaskannya, Sumsel sebagai dari skenario besar konsolidasi organisasi dalam rangka mendukung pencanangan gerakan nasional revolusi mental yanf dimuarakan pada terwujudnya Trisakti Bung Karno, maka Barisan Penegak Trisakti Bela Negara (Banindo) siap mendeklarasikan diri di Provinsi Sumsel.

"Banindo Sumsel akan tetap konsisten dalam memposisikan sebagai Ormas dalam mendorong akselerasi pembangunan di Indonesia. Setiap langkah Ormas Banindo Sumsel ke depannya harus menjadi lebih baik dalam menyusun perencanaan program dalam menangkap peluang dengan acuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga," jelas Aria.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved