Pertumbuhan Bank Syariah Melambat

Pertumbuhan bank syariah di Sumatera Selatan terus melambat dibandingkan dibawah tahun 2013.

Penulis: Siti Olisa | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/SITI OLISA

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pertumbuhan bank syariah di Sumatera Selatan terus melambat dibandingkan dibawah tahun 2013. Perlambatan pertumbuhan ini disebabkan kondisi perekonomian.

Di bawah tahun 2013, perbankan syariah ini mampu tumbuh 30 sampai 40 persen sedangkan setelah tahun 2014, pertumbuahnnya hanya sekitar 20 persen.

Ketua Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia Sumatera Selatan, Shaekan Noer, saat edukasi bulanan di Bank Indonesia, Jumat (19/2) mengatakan, sektor pembiayaan perbankan syariah juga cenderung menurun sebab sangat mengedepankan proses kehati-hatian.

"Perbankan syariah tidak terlalu melakukan ekspansi pembiayaan karena kondisi perekonomian yang melambat dan tingkat NPL yang cenderung tinggi dibandingkan dengan bank konvensional," ujarnya.

Tingginya NPL ini disebabkan karena belum adanya solusi untuk pengawasan nasabah pembiayaan.

"Sistem yang digunakan oleh bank syariah adalah sistem bagi hasil. Jika nasabah yang meminjam merugi, artinya tidak ada bagi bagi hasil. Nah kebanyakan nasabah mengaku selalu merugi. Ini salah satu penyebab tingginya NPL perbankan syariah ini," ujarnya.

Salah satu upaya yang kami lakukan untuk mengontrol nasabah pembiayaan, adalah dengan meminta laporan keuangan nasabah pembiayaan bersangkutan.

"Berbeda dengan bank konvensional yang mengharuskan tetap membayar mau rugi atau untung," ujarnya.

Meskipun, melambat, namun Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia Sumatera Selatan terus berupaya lebih baik lagi ke depannya.

Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan konsolidasi di masing-masinh bank. "Saat ini juga ada beberapa perbankan syariah yang meningkatkan statusnya," ujarnya.

Sementara itu, menurut data Bank Indonesia, pembiayaan syariah pada 2015 posisi Desember mengalami penurunan 10 persen dibandingkan Desember tahun sebelumnya. Sedangkan dana pihak ketiga tumbuh 22.7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved