Irwanto: Sekarang Tinggal Mental

Meski terbilang baru bergelut di Wushu. Tapi, dua atletnya ini bisa mencuri medali jika benar-benar bertarung serius.

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Atlet wushu Sumsel Nabila, Meydiana Wahdania dan Lidya Ninggar. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Nabila dan kawan-kawan kini mulai fokus mengejar medali PON Jabar September mendatang. Meski belum dipastikan kapan masuk Pelatihan Daerah (Pelatda), tapi sejak dua bulan terakhir atlet Wushu Sumsel terus digenjot berlatih.

Pelatih kategori Sanda, Irwanto mengatakan, di nomor Sanda ada Rahmad Hidayat, Versi dan Fitri. Rahmad yang bakal turun dikelas Irwanto kala menjadi atlet, mengaku paham betul persaingan dikelas tersebut.

Ada banyak lawan berat yang bakal dihadapi Rahmad, tapi bukan hal mustahil bagi Rahmad untuk unjuk gigi. Lantaran, ia menilai Rahmad memiliki kemampuan yang sama dengan lawanya.

"Bicara peluang di kelas 48 Kg senior ini, sangat merata. Tapi, disini bukan lagi bicara siapa yang unggul. Namun lebih ke mental, kecerdikan dan strategi yang digubakan saat digelandang. Karena semua kemampuan nyaris sama. Untuk itu, saya optimis jika Rahmad mampu untuk memberikan yang terbaik untuk Sumsel," ungkap peraih emas PON Sumsel 2008 silam ini, Jumat (19/2/2016)

Begitu juga ia membaca peluang untuk kelas Versi dan Fitri. Meski terbilang baru bergelut di Wushu. Tapi, dua atletnya ini bisa mencuri medali jika benar-benar bertarung serius.

"Mereka ada kemampuan. Tinggal lagi, tahapan dari saat ini sampai PON. Apalah mereka serius berjuang atau malas. Karena apa yang dilakukan saat ini menentukan hasil PON nanti," pungkasnya.

Begitu juga di 8 nomor Taolu, lolos di nomor duilian, Nabila, Lidya Ninggar dan Meydiana Wahdania diharapkan dapat memberikan yang terbaik bagi Sumsel.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved