Tiga Oknum Anggota Polisi Tertangkap Tangan

Tiga oknum anggota polisi berinisial FG, RM dan DS yang diketahui bertugas di Sabhara Polresta Palembang akhirnya diamankan.

Tiga Oknum Anggota Polisi Tertangkap Tangan
ISTIMEWA
Ilustrasi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Tertangkap tangan melakukan aksi 86 alias damai, tiga oknum anggota polisi berinisial FG, RM dan DS yang diketahui bertugas di Sabahara Polresta Palembang akhirnya diamankan.

Ketiga oknum polisi berpangkat Brigadir tersebut, berhasil diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Paminal Polda Sumsel di Jalan Sukabangun II depan Kantor Diklat Keuangan Sukarami Palembang, Kamis (18/2) sekitar pukul 11.00.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, operasi tangkap tangan tersebut berawal saat ketiga oknum yang tengah lepas dinas tersebut melakukan penangkapan terhadap korban, Ridafa Alam (27) warga sekitar yang diduga merupakan pemain narkoba.

Sesaat setelah ditangkap persisnya ketika berada di lokasi operasi tangkap tangan, ketiga oknum tersebut mengajukan tawaran 86 alias damai sebesar Rp 25 juta hingga akhirnya disetujui Korban.

Namun, saat itu korban baru menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta hingga masih kurang Rp 15 juta.

Sayangnya, saat melakukan transaksi tersebut, ternyata terdapat anggota Paminal Polda Sumsel yang tengah melakukan kegiatan rutin dan langsung menangkap ketiga oknum polisi tersebut.

Setelah diamankan, ketiganya langsung dibawa ke Polda Sumsel dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dan, korban juga langsung membuat laporan baik pidana umum mapun kode etik dan profesi kepolisian.

Kabid Propam Polda Sumsel, Kombes Pol Hendro Wahyudin saat dikonfirmasi membenarkan adanya operasi tangkap tangan terhadap tiga oknum polisi yang bertugas di Polresta Palembang tersebut.

"Memang ada oknum anggota yang tertangkap saat melakukan pemerasan dan saat ini anggota tersebut telah diamankan dan dilakukan pemeriksaan," jelasnya.

Jika dari hasil pemeriksaan terhadap ketiga oknum polisi ini terbukti bersalah, dikatakan Hendro, maka mereka akan terancam menjalani sidang kode etik dan profesi kepolisian.

"Terancam kode etik jika terbukti. Untuk saat ini masih kami lakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Dari ketiga anggota tersebut diamankan uang sebesar Rp 10 juta hasil operasi tangkap tangan," tuturnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved