'Kau Ni Cak Melawan Nian Yo'

Tiba-tiba, Ari Buntung langsung menyerang Aherudin, dan menikam punggung bagian atas sebelah kiri.

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Ari Buntung (tengah), tersangka penikam Bagas Adi Laksono diamankan di Polsek Kelingi, Rabu (17/2/2016) sekitar pukul 16.30. 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Saat Bagas Adi Laksono (35) sedang nongkrong bersama rekan-rekannya, Aherudin, Samsul dan Sukardi, pada 3 Juli 2014 lalu, ia didatangi oleh Ari Yanto alias Ari Buntung (27), warga Desa Binginjungut Kecamatan Muarakelingi.

Tiba-tiba, Ari Buntung langsung menyerang Aherudin, dan menikam punggung bagian atas sebelah kiri.

Tak cukup disitu, Ari Buntung kemudian secara membabi buta juga menyerang Bagas Adi Laksono (35), dengan belati terhunus. Akibatnya, korban mengalami luka sayat dibagian lengan kirinya.

Setelah menyerang korban, tersangka pelaku kemudian melarikan diri. Sementara korban dibawa ke Puskesmas Muarakelingi untuk mendapatkan perawatan medis dan pada keesokan harinya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Muarakelingi.

"Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 2 Juli 2014, pemicunya masalah utang. Adapun tersangka, berhasil ditangkap dan diamankan pada Rabu (17/2/2016) sekitar pukul 16.30 wib, di Desa Binginjungut Kecamatan Muarakelingi," ungkap Kapolres Musirawas AKBP Herwansyah Saidi melalui Kapolsek Muarakelingi, AKP Dedi Rahmad Hidayat, kepada Sripoku.com, Kamis (18/2/2016).

Dikatakan, berdasarkan laporan polisi nomor :LP/B-60 /2014/SS/MURA/SEK MKL.Tgl 03 juli 2014, peristiwa bermula pada Rabu (2/7/2014) sekira pukul 23.00 wib bertempat dikediaman Samsul, Desa Binginjungut Kecamatan Muarakelingi.

Persitiwa dipicu ketika Aherudin menagih utang kepada Ari Buntung.

Saat itu, sambil menagih utang, Aherudin mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan berkata "kau ni cak melawan nian yo" (Kamu ini sepertinya sangat melawan ya).

Namun, keributan itu berhasil dilerai oleh Bagas Adi Laksono yang ada di tempat tersebut, lalu menyuruh Ari Buntung untuk pulang.

Diduga tersangka tidak terima dengan kejadian itu, keesokan harinya ia mendatangi Bagas Adi Laksono, Aherudin yang sedang nongkrong dengan dua rekannya yang lain, yaitu Samsul dan Sukardi.

Begitu datang, tersangka langsung menyerang Aherudin dan Bagas Adi Laksono menggunakan belati, sehingga membuat kedua korban mengalami cedera.

Setelah itu, tersangka melarikan diri.

Sementara korban kemudian dibawa ke Puskesmas dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muarakelingi.

"Saat ini tersangka sudah kita amankan dan ditangani Polsek Muarakelingi, untuk selanjutnya diproses lebih lanjut," kata kapolsek.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved