Harga Minyak Dunia

Pengurangan Produksi, Harga Minyak Malah Turun

Harga minyak malah kembali turun setelah Arab Saudi, Rusia, dan dua negara produsen minyak mengadakan kesepakatan untuk menahan produksi minyak guna m

Editor: Bedjo

SRIPOKU.COM, NEW YORK - Harga minyak malah kembali turun setelah Arab Saudi, Rusia, dan dua negara produsen minyak mengadakan kesepakatan untuk menahan produksi minyak guna menaikkan harganya.

Berita Lainnya: Harga Minyak Kembali Turun

Harga acuan minyak AS West Texas Intermediate untuk pengiriman bulan Maret 2016 pada perdagangan Selasa (17/2/2016) turun 40 sen atau 1,6 persen menjadi 29,04 dollar AS per barel di bursa New York Mercantile Exchange.

Adapun harga minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman April 2016 turun 1,21 dollar AS atau 3,6 persen menjadi 32,18 dollar AS per barel di London, Inggris.

Dalam kesepakatan untuk menstabilkan pasar yang kelebihan pasokan, Rusia, Arab Saudi, Venezuela, dan Qatar menyatakan telah mencapai kesepakatan pendahuluan untuk menahan produksi.

Namun kesepakatan ini baru bisa direalisasi apabila produsen minyak lainnya mengikuti.

Sebelumnya, Menteri Minyak Arab Saudi Ali al-Naimi menyatakan, keputusan tersebut merupakan permulaan dari proses yang akan ditindaklanjuti pada bulan-bulan berikutnya, sekaligus untuk memutuskan apakah diperlukan langkah stabilisasi lainnya.

"Orang-orang ingin melihat upaya pemangkasan produksi oleh OPEC dan negara-negara produsen lainnya. Arab Saudi dan Rusia sudah memulai upaya tersebut," kata Michael Lynch dari biro konsultan Strategic Energy and Economic Research.

Namun demikian, negara produsen minyak lainnya, yakni Iran kemungkinan besar akan menolak kesepakatan tersebut.

Sebab, Iran justru kini tengah menggenjot produksi minyaknya untuk diekspor.

Menteri Minyak Iran Bijan Zanganeh pun menyatakan tidak ada ruang untuk diskusi soal pemangkasan produksi minyak Iran.

Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan
Sumber : www.channelnewsasia.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved