4 Masalah yang Sering Terjadi Pada Tiroid

Tiroid adalah kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu di dalam leher Anda, tepat di atas tulang selangka. Tiroid adalah salah satu kelenjar endokrin, yan

4 Masalah yang Sering Terjadi Pada Tiroid
www.alodokter.com
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM - Tiroid adalah kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu di dalam leher Anda, tepat di atas tulang selangka. Tiroid adalah salah satu kelenjar endokrin, yang bertugas memroduksi hormon.

Berita Lainnya: 5 Cara Natural Percepat Pemulihan Fungsi Tiroid

Hormon tiroid mengontrol banyak aktivitas tubuh seperti seberapa cepat Anda membakar kalori atau seberapa cepat detak jantung Anda. Semua itu adalah bagian dari metabolisme tubuh.

Seperti bagian tubuh lainnya, tiroid pun bisa bermasalah. Beberapa masalah yang biasanya terjadi pada tiroid adalah:
1. Hipotiroid, kelenjar tiroid kurang aktif sehingga menghasilkan hormon yang jumlahnya kurang dari yang dibutuhkan tubuh

2. Hipertiroid, kelenjar tiroid terlalu aktif sehingga menghasilkan hormon yang jumlahnya melebihi yang dibutuhkan tubuh.

3. Nodul tiroid, gumpalan yang terbentuk di dalam kelenjar tiroid dan belum diketahui penyebabnya secara pasti. Gumpalan ini bisa memicu hipertiroidisme.

4. Goiter, pembesaran yang terjadi pada kelenjar tiroid.

Gejala-gejala
Gejala hipotiroid antara lain adalah mudah lelah, tidak tahan dingin, konstipasi, capal tunnel syndrome, kurang nafsu makan, berat badan bertambah tanpa sebab yang jelas, kulit kering, rambut rontok, sulit konsentrasi, mata bengkak, suara parau, depresi, siklus mens tidak teratur.

Gejala hipertiroid antara lain adalah insomnia, tangan tremor, mudah grogi, kepanasan di temperatur dingin, sering BAB, kehilangan berat badan tanpa sebab yang jelas, keringat berlebihan, periode menstruasi menjadi jarang, sakit sendi, sulit konsentrasi, pupil mata membesar.

Gejala goiter dan nodul tiroid adalah pembesaran di leher depan bagian bawah. Pembesaran ini sering tidak menyakitkan tapi berpotensi menekan atau mengganggu struktur di sekitarnya seperti esofagus, trakea dan pembuluh darah. Tekanan pada trakea dapat menyebabkan batuk konstan, tekanan pada kerongkongan dapat menyebabkan kesulitan menelan.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved