Balita 4 Tahun Tewas Diseret Arus Sungai di Tanjung Lago

Rafa hanyut dan terseret arus Sungai Musi di kawasan Tanjung Lago Banyuasin karena terjatuh saat diajak ibunya mencuci piring.

Penulis: Sugih Mulyono | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Tim Basarnas Palembang berserta warga sekitar saat melakukan pencarian dan mengevakuasi korban. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Seorang balita berusia empat tahun yang diketahui bernama Rafa, dinyatakan hilang tenggelam usai terpeleset dan hanyut di Sungai Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin, Senin (15/2) sekitar pukul 17.00.

Menurut keterangan Kepala SAR Kantor Basarnas Palembang, Budi Cahyadi melalui Humas SAR Kantor Basarnas Palembang, Rio Taufan, sebelum tenggelam, korban yang merupakan warga Desa Bunga Karang Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin tersebut sengaja diajak sang ibu pergi ke pinggir sungai untuk mencuci piring.

Namun, naas korban yang saat itu diduga tidak diawasi orangtuanya terpeleset ke sungai dan hanyut terbawa arus. Dan, warga yang mengetahui adanya kejadian tersebut langsung melaporkan kepada pihaknya.

"Mendapat laporan itu, kita dibantu TNI AL, Polsek Tanjung Lago dan Nelayan sekitar langsung melakukan pencarian," jelasnya.

Setelah melakukan pencarian, dikatakan Rio, pada pukul 15.35 tadi, korban akhirnya berhasil ditemukan kurang lebih berjarak 7 Km dari lokasi kejadian.

"Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan mengapung di pinggir sungai. Selanjutnya, korban langsung dievakuaai dengan dibawa ke rumah duka," terangnya.

Dalam pencarian kali ini, masih dikatakan Rio, setidaknya pihaknya menurunkan delapan anggota Rescuer menggunakan dua buah perahu karet lengkap dengan peralatan selam.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved