Imlek 2567
Pengusaha Tionghoa Harapkan Perekonomian Membaik
Ada harapan besar untuk perbaikan perekonomian di tanah air melalui berbagai upaya yang tengah digalakkan pemerintah.
Penulis: Siti Olisa | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tahun baru 2567 dalam penanggalan masyarakat Tionghoa atau Tahun Baru Imlek yang dimulai pada Senin (8/2) mendatang diyakini akan membawa harapan baru bagi perekonomian Indonesia.
Ada harapan besar untuk perbaikan perekonomian di tanah air melalui berbagai upaya yang tengah digalakkan pemerintah.
Sektor-sektor yang menonjol dan berkembang pesat di tahun baru 2567 ini adalah infrastruktur, terutama kelistrikan dan jalan tol, juga industri makanan dan minuman.
Pengusaha Sumsel, Kurmin Halim, saat ditemui dalam open house di rumahnya, Senin (8/2) mengatakan pihaknya mengharapkan agar perekeonomian di Sumatera Selatan semakin membaik pada tahun ini.
"Berdasarkan kepercayaan masyarakat Tionghoa, tahun 2567 merupakan tahun Monyet Api. Memang ada banyak tantangan di tahun baru ini di antaranya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), namun ada harapan besar untuk terjadi perbaikan ekonomi.
“Secara ekonomi, tahun ini kami mengharapkan akan lebih baik dari tahun lalu. Tentunya dengan dukungan pemerintah melalui kebijakan-kebijakannya,” ujarnya.
Pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi I-IX dengan harapan makin banyak investasi yang masuk ke Indonesia, pembangunan infrastruktur mulai berjalan sehingga bisa menggerakkan perekonomian.
“Pemerintah telah mengeluarkan berbagai daya ungkit melalui berbagai paket-paket kebijakan ekonomi. Tujuannya tak lain agar makin banyak investasi langsung masuk ke Indonesia dan infrastruktur bergerak,” ujarnya.
Dengan kebijakan tersebut, kata dia, sudah barang tentu sektor-sektor yang menonjol dan berkembang pesat di tahun ini adalah sektor terkait pembangunan infrastruktur, seperti listrik dan jalan tol.
Juga dengan penduduk Indoneia yang besar, maka sektor atau industri makanan dan minuman tetap yang menarik buat para investor.
“Infrastruktur jalan tol dan listrik paling menonjol, ini baik sekali, ditambah dengan upaya pemerintah dengan mengurangi kesenjangan antara si kaya dan si miskin melalui strategi bantuan ke perdesaan maka ekonomi di tahun ini akan ada perbaikan signifikan,” ujar dia.
Sementara itu, dalam rangka memeriahkan tahun baru Imlek, Kurmin Halim sebagai salah satu pengusaha di Sumsel menggelar open house.
"Kegiatan ini saya lakukan sejak 2 tahun lalu. Ini sebagai upaya untuk menjalin silaturahim dengan keluarga, sahabat, klien, dan pejabat-pejabat pemerintahan yang ada di Sumsel," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kurmin-dan-tamu_20160208_200831.jpg)