Tujuh Orang Eks Gafatar Merupakan Satu Keluarga

"Kami tahunya dari sekretaris MUI Sumsel, Pak Ayik. Beliau datang lebih dulu, karena ketujuh eks Gafatar itu masih keluarga dekatnya," terangnya.

Penulis: Sugih Mulyono | Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Kasubdit Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Sutriyo mengatakan, dari tujuh anggota eks Gafatar yang terdiri dari satu keluarga tersebut merupakan masih keluarga dekat sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Ayik Farid.

"Dari situlah, kami akhinya mengetahui keberadaan ke tujuh orang tersebut," jelasnya.

Dikatakan Sutriyo, tim intel sejak awal sudah diberangkatkan ke Kalimantan Barat untuk mencari data warga Sumsel yang ikut bergabung. Namun, tim tersebut mengaku kesulitan di lapangan.

Beruntungnya, petugas mendapat informasi bahwa ada sepuluh warga Palembang yang turut dipulangkan ke Boyolali dari Kalbar. Informasi itu diterima dari sekretaris MUI Sumsel yang lebih awal tiba di lokasi.

"Kami tahunya dari sekretaris MUI Sumsel, Pak Ayik. Beliau datang lebih dulu, karena ketujuh eks Gafatar itu masih keluarga dekatnya," terangnya.

Untuk ketiga orang eks Gafatar lainnya, Sutrio mengaku belum mengetahui. Sebab menurutnya, dari LP orang hilang yang masuk, tidak ditemukan nama-nama yang bersangkutan.

"Kemungkinan bukan, atau tidak ada laporan. Kami masih cari identitasnya, tapi semuanya warga Palembang," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved