Pempek Palembang, Dari Sekedar Cemilan Hingga Hidangan Kebanggaan Daerah

Sejumlah masyarakat menilai, penganan yang mayoritas terbuat dari ikan ini bisa mengganjal perut ketika terasa lapar.

Pempek Palembang, Dari Sekedar Cemilan Hingga Hidangan Kebanggaan Daerah
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM -- Selain sudah menjadi makanan khas Palembang, pempek ternyata dinilai memiliki peranan lain dari sekedar makanan hidangan keluarga atau ketika ada rekan yang bertamu. Sejumlah masyarakat menilai, penganan yang mayoritas terbuat dari ikan ini bisa mengganjal perut ketika terasa lapar. Dengan menyantap sekitar tiga potong pempek perut sudah terasa kenyang sebelum akhirnya menyantap nasi.

Tata merupakan salah satu masyarakat yang memiliki pemikiran demikian. Menurutnya, membeli pempek yang siap dimakan terasa lebih instan untuk mengganjal perut yang lapar. Terlebih apabila masih ada aktivitas yang mengharuskan dirinya menyelesaikan aktivitas tersebut terlebih dahulu.

"Jadi, karena aktivitas itu, saya tidak bisa menyiapkan makanan. Biasanya, yang saya butuhkan adalah pempek untuk mengganjal perut sebelum makan hidangan berat," kata wirawastawati yang tinggal di Jl Kolonel H Barlian Alang-alang Lebar ini, Senin (22/1/2016).

Menurut cewek berusia 30 tahun ini, pempek yang terbuat dari sagu dan ikan dinilai setara dengan nasi. Sebab itu, sekitar tiga potong pempek sudah cukup mengganjal perut Tata yang sedang kelaparan. Dengan memakan pempek, dirinya masih bisa melanjutkan pekerjaan, beda jika saat menyantap hidangan nasi beserta lauk-pauk.

Sebab itu, Tata biasanya sudah menyiapkan beberapa potong pempek di kotak bekal yang dibawa saat kerja. Mengapa bukan nasi yang dibawa, karena Tata tidak memiliki banyak waktu untuk menyiapkan nasi beserta lauk atau sayur. Lagian, Tata mengaku dirinya tidak terlalu mahir dalam memasak sehingga bosan kalau memakan makanan dengan jenis yang sama setiap harinya.

"Di dekat rumah ada yang jual pempek yang rasanya cukup enak dan ukuran yang besar. Hampir setiap hari beli pempek di sana sebagai antisipasi kalau kelaparan saat kerja," kata Tata.

Anang memiliki pemikiran yang sama dengan Tata. Dirinya hampir setiap sore membeli pempek untuk mengganjal perut yang kelaparan. Terkadang, Anang sudah cukup merasa kenyang dengan hanya menyantap pempek sehingga tidak perlu lagi menyantap hidangan-hidangan berat.

"Saya sangat suka pempek kapal selam karena ada telor yang membuat perut lebih cepat kenyang. Karena tidak bisa membuat pempek, terpaksa saya beli sebelum tiba di rumah," kata pria yang masih bujangan ini.

Tak heran, penjual pempek sangat ramai didatangi pembeli di sore atau menjelang malam hari. Seperti yang dialami salah satu pedagang pempek di kawasan Jl Mayor Zen Kalidoni Palembang, Ella. Hampir setiap sore dirinya kebanjiran pembeli untuk membeli pempek buatan tangannya.

"Sebenarnya saya sudah buka sejak pagi, namun ketika sorelah baru pembeli ramai. Menurut mereka, sengaja beli sore atau menjelang malam untuk mengganjal perut sebelum makan hidangan utama," kata cewek bermata sipit ini.

Penulis: Refli Permana
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved