Luhut Pandjaitan Kukuhkan Pengurus FPK
Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) akan melakukan suksesi dan pelantikan para anggota pada 25 Februari mendatang di auditorium Pemprov Sumsel.
Penulis: wartawan | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) memastikan akan melakukan suksesi dan pelantikan para anggora pada 25 Februari mendatang di auditorium Pemprov Sumsel.
Rencananya kegiatan dihadiri langsung Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan.
Diketahui, setelah ditunjuk oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menjadi ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumsel periode 2015-2018 dan membentuk kepengurusan, FPK Sumsel menggelar rapat perdana di kantor Kesbangpol Sumsel.
Mereka membahas tentang pelantikan kepengurusan. Hasil rapat memutuskan pelantikan akan dihelat pada tanggal 25 Februari di Auditorium Pemprov Sumsel.
“Pelantikan sendiri rencananya akan dilakukan oleh gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan akan mengundang Walikota dan Bupati yang ada di Sumsel, kepengurusan Kesbangpol, FKP, FKUB dan organisasi kerukunan lain yang ada di kabupaten kota di Sumsel,”ungkap Ketua FPK Sumsel Dr HMC Baryadi MM didampingi Wakil Ketua Dr (HC) Fauzi Thamrin dan Sekum Ahmad Marzuki, Senin (25/1).
Baryadi mengatakan, dalam pelantikan nanti rencananya juga akan digelar seminar pembauran kebangsaan dengan mengundang Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan.
"Pak Menkopolhukam kita harapkan bisa menjadi narasumber diseminar pembauran kebangsaan ini. Selain Menkopolhukam narasumber lainnya yang diundang adalah bapak Kapolda Sumsel Irjen Djoko Prastowo,”ujarnya.
Baryadi menjelaskan, kalau FPK adalah wadah informasi, komunikasi, konsultasi dan kerjasama antar warga yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan guna menerima kemajemukan oleh masyarakat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Hadirnya FPK diharapkan mampu menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghargai, saling menghormati dan saling mempercayai di antara anggota masyarakat agar tercipta ketentraman dan ketertiban di masyarakat,”ujarnya.
Saat ini, lanjut dia, FPK sudah ada di seluruh kabupaten kota yang ada di Indonesia termasuk di Sumsel karena organisasi ini merupakan organisasi resmi.
“Nah, karena sudah ada di seluruh kabupaten kota, kita pengurus akan roadshow ke kabupaten dan kota untuk menjalin silaturahmi,”ucapnya.
Baryadi berharap FPK bisa ikut serta andil dalam mendukung program pemerintah.
"Mudah-mudahan adanya dukungan dan bantuan dari masyarakat kita akan maju. FPK ini merupakan organisasi milik kita bersama,"jelasnya. (rel/why)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/baryadi-kiri-dan-ketua-umum-pssi-musni-wijaya_20160113_143631.jpg)