Jumlah Warga Terserang DBD Meningkat, Dinkes Pagaralam Fogging Pemukiman
Hal ini adalah upaya untuk mencegah penyebaran penyakit DBD, supaya jumlah warga Kota Pagaralam yang terjangkit penyakit tersebut tidak bertambah.
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PAGARALAM – Sehubungan dengan adanya laporan dari masyarakat terus bertambahnya jumlah warga yang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pagaralam kian menggencarkan fogging di sekitar pemukiman warga yang positif DBD.
Seperti halnya yang dilakukan di tiga lokasi yaitu wilayah Indra Giri dan Tebat Baru, Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagaralam Selatan, serta Perandonan, Kelurahan Selibar, Kecamatan Pagaralam Utara.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pagaralam, Roshan YM didampingi Kabid P2PL, dr Dian, melalui Kasi Pengendalian Penyakit, Charles Kurniawan mengatakan, untuk saat ini, fogging atau pengasapan di pemukiman masyarakat tetus digencarkan.
"Hal ini adalah upaya untuk mencegah penyebaran penyakit DBD, supaya jumlah warga Kota Pagaralam yang terjangkit penyakit tersebut tidak bertambah. Pasalnya kita terus melakukan pengasapan demi memutuskan perkembangbiakan nyamuk nyamuk aedis aegypti, penyebab penyakit DBD," ujarnya kepada Sripoku.com.
Disamping fogging dinkes juga mengimbau pada seluruh masyarakat Pagaralam, untuk bisa menerapkan pola hidup bersih dan sehat, dengan cara menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas (3M), di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.