Banjir di Lahat
NEWS VIDEO SRIPO: Banjir Setinggi Satu Meter, Lihat yang Dilakukan Warga dan Bupatinya
Akibat tingginya genangan air tersebut membuat sejumlah rumah warga di sana ikut terendam banjir.
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM,PALEMBANG ---- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan sejak Sabtu (23/1/2016) membuat sejumlah daerah seperti, Talang Jawa Selatan, Pasar Lama, Kelurahan Pagar Agung, Bandar Agung, Desa Batay Kecamatan Gumay Talang dan Desa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur hingga Minggu (24/1/2016) dikepung banjir setinggi satu meter.
Akibat tingginya genangan air tersebut membuat sejumlah rumah warga di sana ikut terendam banjir.
Dengan menggunakan peralatan seadanya warga pun berjibaku untuk mengeluarkan air dari dalam rumah masing-masing.
Banjir paling menimpa Bumi Seganti Setungguan tersebut menerpa Desa Batay Kecamatan Gumay Talang dan Desa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur.
Banjir dengan ketinggian satu meter itu membuat sejumlah barang berharga warga ikut terendam.
Bahkan, mereka terpaksa harus dievakuasi ke tenda pengungsian yang disiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat.
Menyikapi banjir tersebut Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rivai langsung meninjau langsung lokasi kejadian.
Dari tinjauannya Aswari menjelaskan banjir tersebut disebabkan oleh saluran air yang tidak berfungsi dengan baik.
Agar kejadian serupa tidak lagi terulang, Aswari mengajak seluruh warga Lahat untuk menjaga dengan baik saluran yang ada saat ini.
Pemerintah Kabupaten Lahat sendiri berencana membangun kolam retensi di sejumlah daerah yang dinilai rentan terkena banjir tahunan tersebut. (*)
Berikut Videonya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/banjir_20160124_193201.jpg)