Yesi Cs akan Terus Dipantau di Pelatda PON Sumsel

Untuk menjaga terjadinya cidera dan kesehatan bagi para atlet saat TC Sport Science juga membentuk tim kesehatan, tim gizi dan juga tim psikologi

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Sudarwan
Yesi Cs akan Terus Dipantau di Pelatda PON Sumsel
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Yesi Saga (baju senam garis-garis putih) berfose bersama atlet senam Sumsel.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah memasuki masa Pelatda, Yesi Saga atlet senam Sumsel dan ratusan atlet PON lain, bakal dikarantina dan dipantau secara langsung oleh tim Sport Science Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel.

Sebelum memasuki masa Pelatda, atlet terlebih dahulu akan dites baik fisik, kesehatan dan psikologis.

Karena dengan adanya data awal sebelum memasuki Pelatda akan terlihat sejauh mana perkembangan atlet PON Sumsel.

"Setelah dilakukan identifikasi atlet yang lolos PON berikutnya adalah menyusun panduan tes fisik. Dan tes fisik, kesehatan dan psikologis sesuai dengan masing-masing cabor," ujar Wakil Ketua Bidang Sport Science KONI Sumsel Dr Yakrus Msi, Kamis (21/1/2016).

Pria yang juga Ketua Program Studi Pasca Sarjana Pendidikan Olahraga Universitas Sriwijaya ini menambahkan, tim pemantau akan mengevaluasi di pertengahan dan di akhir Pelatda.

"Setelah itu tim pemantau melihat perkembangan fisik atlet di bulan Mei dan Agustus nanti," jelasnya.

Untuk menjaga terjadinya cidera dan kesehatan bagi para atlet saat TC Sport Science juga membentuk tim kesehatan, tim gizi dan juga tim psikologi agar saling berkoordinasi.

Dikatakan Yakrus bahwa kondisi atlet saat ini masih menjalani pelatihan dalam pengawasan Pengrov Cabor masing-masing sampai kemudian saatnya mereka menjalani pelatihan bersama secara terpusat di Jakabaring Sport City (JSC).

"Setelah dari Pra-PON dan juga Porwil atlet masih latihan. Harapan kita TC tetap memberi pengaruh besar bagi hasil di PON nanti," ungkapnya.

Untuk diketahui berdasarkan data dari Binpres KONI Sumsel terakhir terdapat 269 atlet pemegang atlet dari 33 cabang olahraga.

Lima cabor yakni basket, angkat berat, kempo, tenis lapangan dan binaraga terpaksa absen dari PON musim ini karena tak memperoleh tiket.

Dari total atlet tersebut kemudian dilakukan verifikasi berdasarkan potensi atlet yang mampu meraih medali berdasarkan rekam jejaknya dan diperoleh 165 atlet sebagai kekuatan Sumsel di pesta olahraga nasional empat tahunan 2016 kali ini.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved