12 dari 19 Kecamatan di OKU Selatan Rawan Terjangan Banjir dan Tanah Longsor
Pemetaan itu nantinya untuk mengetahui secara pasti titik-titik yang berpotensi besar maupun kecil akan terjadi bencana.
Penulis: Setia Budi | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, MUARADUA -- Pemerintah Daerah Kabupaten OKU Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD melakukan pemetaan terhadap titik yang rawan akan bencana yang ada di 19 Kecamatan.
Pemetaan itu nantinya untuk mengetahui secara pasti titik-titik yang berpotensi besar maupun kecil akan terjadi bencana.
Demikian dikatakan Kepala Pelaksana BPBD OKU Selatan, Mahfi Abubakar SE, Rabu, (20/1/2016).
Sejauh ini dikatakannya, ada 12 kecamatan dari 19 yang rawan akan terjadi bencana, terutama banjir dan tanah longsor.
"Dari kecamatan dikategorikan rawan tersebut, belum kita tentukan pasti titik-titik dimana saja yang masuk kategori rawan itu. Untuk itu kita (BPBD - red) telah melakukan rapat terhadap berbagai elemen baik TNI, Polri serta pihak kecamatan untuk segera memetakan titik yang rawan bencana di wilayah OKU Selatan," katnya.
Menurut Mahfi, jika pemetaan telah ditetapkan, maka pihaknya bisa segera melakukan antisipasi bencana di daerah tersebut serta melakukan berbagai sosialisai kepada warga sekitar.
"Mungkin dalam seminggu kedepan kita sudah petakan titiknya kawasan yang rawan ini,"katanya.
Mahfi menambahkan, adapun kreteria suatu daerah dikatakan rawan bencana dapat dilihat dari sejumlah faktor seperti kondisi alam geografisnya dan infrastuktur.
"Contoh daerah kecamatan Mekakau, Pulau Beringin, Warkuk Ranau Selatan, Buay Pemaca, merupakan kawasan yang rawan. Karena kondisi di daerah setempat banyak tebing yang curam dan sungai yang sewaktu-waktu bisa berpotensi terjadi banjir," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bpbd-oku-selatan-petakan-rawan-bencana_20160121_082155.jpg)