Healthy Life

Tiga Pakar Berbeda Beri Saran untuk Mengatasi Migrain

Beberapa orang juga diketahui memberi reaksi positif dengan minum cukup banyak air putih dan optimasi gula darah.

Tiga Pakar Berbeda Beri Saran untuk Mengatasi Migrain
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM -- Migrain akan menyebabkan rasa sakit kepala hebat di satu bagian kepala dan disertai dengan mual, serta sensitif terhadap cahaya. Sakit kepala ini tentu akan mengganggu aktivitas harian Anda. Ada banyak hal yang bisa memicu munculnya migrain. Berikut ini saran dari tiga orang pakar di bidang berbeda untuk mengatasi migrain.

1. Jawaban Zoltan Rona, MD
Efek migrain dapat berlangsung dari satu jam sampai beberapa hari, ditandai dengan sakit kepala hebat, seringkali didahului oleh visualisasi seperti melihat kilatan cahaya, titik-titik di udara dan mual.

Dokter sering meresepkan obat-obatan seperti calcium channel blockers, beta blocker, obat anti-kejang dan antidepresan untuk memerangi migrain. Suntikan botoks dan obat sejenis narkotik yang merupakan jenis obat baru untuk meningkatkan serotonin, yang disebut triptans (Imitrex, Maxalt dan Zomig) juga bisa menjadi pilihan untuk Anda.

Atau bisa juga mempertimbangkan terapi pengurangan stres melalui akupuntur dan terapi biofeedback, terapi yang menggunakan mesin untuk membantu pasien melatih pikiran mereka untuk mengurangi sinyal rasa sakit.

Beberapa orang juga diketahui memberi reaksi positif dengan minum cukup banyak air putih dan optimasi gula darah.

Anda juga bisa mencoba satu atau lebih solusi alami seperti suplementasi magnesium, 5-HTP, Butterbur, melatonin, vitamin B2, koenzim Q10, probiotik dan omega-3.

Fluktuasi hormon dapat meningkatkan frekuensi dan tingkat keparahan migrain. Cobalah untuk menjalani tes di klinik atau rumah sakit terdekat, untuk menentukan terapi terbaik untuknya.

Dr. Zoltan Rona (@drzoltanrona) adalah praktisi pengobatan tradisional di Toronto, Kanada, editor buku Encyclopedia of Natural Healing dan penulis buku bestseller Return to the Joy of Health.

2. Jawaban Amanda Vogel, instruktur fitnes
Olahraga dapat membantu mencegah migrain dalam beberapa cara. Penelitian membuktikan bahwa kegemukkan dapat berkontribusi sebagai pemicu sakit kepala. Latihan adalah cara yang efektif untuk menurunkan berat badan.

Menjadi aktif secara fisik juga bisa membantu meringankan stres. Cobalah olahraga seperti yoga dan tai chi, untuk melatih relaksasi dan pernapasan dalam. Dua jenis olahraga ini akan sangat bermanfaat membantu mengurangi derita migrain.

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved