Gerhana Matahari, 9 Maret Jembatan Ampera Ditutup Selama 2 Jam

Saat event tersebut tamu yang datang pada fenomena alam yang hanya terjadi ratusan tahun sekali, bisa mencapai ribuan wisatawan bahkan lebih.

Gerhana Matahari, 9 Maret Jembatan Ampera Ditutup Selama 2 Jam
ISTIMEWA
Jembatan Ampera diwaktu senja.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Peristiwa alam berupa Gerhana Matahari total pada 9 Maret mendatang bakal dimanfaatkan Dinas Pariwisata Sumsel untuk menarik wisatawan sebanyak-banyaknya.

“Pada peristiwa fenomena gerhana matahari, akan diadakan event, yang pertama kami akan membuat pementasan mitos rakyat, ada naga yang memakan matahari akan dilaksanakan pada hari H setelah terjadinya gerhana matahari," ungkap Kadis Pariwisata Provinsi Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, Selasa (12/1/2016).

Irene berharap, saat event tersebut tamu yang datang pada fenomena alam yang hanya terjadi ratusan tahun sekali, bisa mencapai ribuan wisatawan bahkan lebih.

"Palembang adalah satu dari sembilan provinsi, kebetulan kita sudah merampungkan promosi, akan melakukan roadshow ke Bali dan Batam, media-media televisi dan media online," kata Irene.

Beberapa tempat akan ditinjau sebagai tempat yang representatif dan pas untuk bisa menjadi lokasi melihat dan mengamati fenomena alam tersebut guna memperlancar event ini.

Menurut Irene, lokasi yang bakal dipilih antara lain area balkon Aryaduta, Pulau Kemaro, gedung atas kantor Walikota dan Jembatan Ampera akan ditutup selama dua jam sebelum peristiwa terjadi, dimulai pukul jam 07.30 WIB.

"Kemudian saat berlangsungnya gerhana akan ada breakfast di atas Ampera dan disiapkan kacamata yang disiapkan oleh Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (Lapan)," kata mantan Karo Humas dan Protokol Pemprov Sumsel.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved