Pasca Harga Turun, Konsumsi BBM Naik 40 Persen
Kenaikan tertinggi terjadi pada premium dengan lonjakan paling besar terjadi di kawasan Lampung.
Penulis: Dewi Handayani | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pasca turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) terjadi peningkatan konsumsi sejumlah SPBU hingga 40 persen.
Kenaikan tertinggi terjadi pada premium dengan lonjakan paling besar terjadi di kawasan Lampung.
"Memang ada kenaikan konsumsi rata-rata hingga 40 persen per hari," kata general Manager pertamina marketing Operation II, Herman M Zaini kepada Sripoku.com, Kamis (7/1/2015).
Menurutnya, untuk konsumsi rata-rata premium capai 2.100 kiloliter untuk solar capai 1.300 kiloliter.
Jumlah tersebut kini meningkat hingga 40 persen dan peningkatan diprediksi tidak akan berlangsung lama.
"Mungkin satu-dua hari ini bisa normal kembali," katanya.
Untuk mengantisipasi kelangkaan pihaknya juga sudah mempercepat distribusi penyaluran BBM sejak pukul 00.00 setiap harinya.
Khusus di Palembang, lanjut dia, pendistribusian dimulai pukul 04.00 dari sebelumnya pukul 05.00.
Ini dilakukan untuk mengantisipasi jalur transportasi ke sejumlah SPBU.
"Karena jarak SPBU itu kan lumayan jauh makanya waktu pendistribusiannya juga kita percepat," katanya.
Lalu untuk kawasan yang paling tinggi lonjakanya adalah Lampung yang capai 40 persen.
Kenaikan kemungkinan karena jalur-jalur jalur transportasi wilayah Trans Sumatera. Sedangkan wilayah Palembang kenaikannya di kisaran 34 persen.
Herman juga merilis harga baru untuk beberapa BBM, seperti solar menjadi Rp 5.650 dari sebelumnya Rp 6.700 per liter atau naik 16 persen, juga premium yang kini hanya Rp 6.950 per liter dari sebelumnya Rp 7.300 per liter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/konsumen-isi-bbm-di-spbu-milik-yan-najib_20160105_125031.jpg)