"Kalau Pacak Hargo Bensin Jadi Rp 5.000 Bae"
Anto memang sengaja datang untuk mengisi bensin pasca diturunkannya harga Bahan Bakar Minyak secara serentak oleh pemerintah.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- "Turunnyo bensinnyo tanggong cuma Rp 350, jadi etongannyo maseh mahal tula. Kalo pacak hargonyo Rp 5.000 be per liternyo," ujar Anto seorang pengendara sopir angkot di SPBU Pahlawan dalam bahasa Palembang saat, Selasa (5/1/2016), terkait dengan penurunan harga BBM yang mulai berlaku hari ini.
Anto memang sengaja datang untuk mengisi bensin pasca diturunkannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) secara serentak oleh pemerintah terhitung semalam.
Meski harus antre hingga ke badan jalan baginya hal tersebut bukanlah permasalahan.
Menurutnya, turunnya harga Premium bisa menjadi tambahan uang sakunya untuk keperluan lain di rumah. Terlebih ia hanya sebagai sopir angkot.
"Jadilah turun dikit dek, kito sejarke. Cuma tula kalu biso toronke lagi hargonyo. Biar sembako jugo toron," kata Anto lagi dalam bahasa Palembang ini.
