Harga Kebutuhan Pokok Masih Tinggi
Diawal tahun 2016 ini, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami penurunan, tetapi kebutuhan pokok masih tetap tinggi.
Penulis: Rahmaliyah | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Diawal tahun 2016 ini, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami penurunan. Namun, hal berbeda justru terjadi pada sejumlah harga kebutuhan pokok yang belum beranjak turun.
Seperti yang terpantau, Selasa (5/1) di sejumlah pasar tradisional yang ada di Palembang. Contohnya saja untuk harga daging ayam broiler saat ini dijual pedagang dengan harga Rp 32.000 ribu perkilo, dimana sebelumnya harga daging ayam broiler hanya berkisar Rp 29.000 ribu perkilonya.
"Harga daging ayam masih belum turun masih sama saja seperti kemarin, Rp 32.000 ribu" jelas Hanifah, pedagang Pasar KM 5 Palembang.
Tak hanya Daging ayam broiler yang harga jualnya belum beranjak turun, telur ayam juga mengalami hal serupa, masih terpantau dijual dengan harga Rp 21.000 - Rp 22.000 perkilonya.
Sukma, pedagang telur dan sembako di Pasar KM 5 Palembang mengatakan, masih tingginya harga telur saat ini disebabkan tingginya permintaan konsumen.
"untuk stok telur masih aman saat ini, tak terlalu sulit untuk mendapatkannya, sudah biasa kalau lagi banyak yang butuh atau permintaan meningkat harga-harga jadi pada naik," jelasnya.
Kepala Disperindagkop Palembang, Ir Dewi Isnaini Msi melalui Kepala Bidang Pengawasan Perdagangan Dalam Negeri, Disperindagkop Palembang, Juni Haslani, didampingi Kasi Pengadaan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindagkop Kota Palembang, Yulida mengatakan, pihaknya juga terus memantau terkait kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok.
"Kami selalu mengecek kondisi di lapangan untuk terus memantau harga kebutuhan pokok dan sejauh ini stok ataupun pasokan kebutuhan pokok masih aman dan lancar," ujar Juni
Lebih lanjut, Yulida mengatakan, di hari biasa, karena pasokan lancar lalu permintaan biasa saja, harga akan tetap stabil. Namun jika hari raya keagamaan, maka harga sembako akan mengalami kenaikan.
"Kenaikan harga ini masih terpengaruh tingginya permintaan konsumen saat pergantian tahun lalu, kondisi harga kebutuhan pokok akan naik jika ada perayaan hari besar, setelahnya harga-harga akan berangsur normal kembali" katanya.
Ia pun menghimbau bagi konsumen, untuk memilih alternatif pilihan pangan saat harga kebutuhan pokok tersebut tengah mengalami kenaikan harga.
"Contohnya saja, kalau biasa makan daging tapi harga daging sedang tinggi konsumen dapat beralih dulu ke komoditas ikan, lalu saat harga cabe naik, konsumsi juga dikurangi sehingga tidak tiap hari beli. Atau juga beralih ke cabai botol."ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ikan-mujair-di-ptm-serelo-lahat_20151117_075633.jpg)