Sekda Lahat: Anggaran Harus Sejalan Perencanaan Program Pemerintah
perencanaan yang matang akan mensinkronkan anggaran yang diterima sehingga terjadinya efektifitas, efesien, tepat dan sesuai aturan.
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM, LAHAT --- Bupati Lahat H Saifudin Aswari Riva'I, SE melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat, Nasrun Aswari, SE MM meminta kepada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar benar-benar matang dalam merincikan semua rencana program yang akan dilaksanakan di tahun 2016 ini.
Menurutnya, perencanaan yang matang akan mensinkronkan anggaran yang diterima sehingga terjadinya efektifitas, efesien, tepat dan sesuai aturan.
"Jika sudah diprogramkan maka harus dijalankan. Apalagi semua rencana kerja sangat erat kaitanya dengan anggaran," tegas Nasrun dihadapan Kepala SKPD dan Bendahara, saat tutup kas 2015, di Oproom Pemkab Lahat kemarin.
Disisi lain menurut Nasrun aturan tentang pengelolaan keuangan selalu berubah.
Satker diharapkan bisa terus mengupdate pengetahuan dan harus lebih baik lagi apalagi Lahat sudah meraih WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dan daerah berprestasi penerima Dana Insentif Daerah 2016.
Sementara untuk pendapatan pajak harus bertekad meningkatkannya dan berharap koordinasi yang selama ini berjalan dengan kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) akan terus meningkat.
"Saat ini Dinas PPKAD (Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah) sudah menyiapkan 30 pegawai untuk menjadi pendamping atau tempat bertanya jika ada yang belum dipahami dalam pengelolaan keuangan dan soal pajak," jelas Nasrun.
Menambahkan Kepala PPKAD Lahat, H Haryanto SE MM MBA mengingatkan kepada SKPD khususnya bendahara uang yang sudah masuk atau dianggarkan dimasing masing SKPD tidak lagi disetorkan ditahun berikutnya.
Menurutnya uang tersebut akan kembali ke daerah dan mengindikasikan adanya anggaran yang tidak terealisasi dalam bentuk kegiatan yang telah direncanakan.
Makanya semua perencanaan yang diinginkan harus tepat dan terarah.
"Kita minta tidak ada lagi setor ditahun selanjutnya. Misalnya anggaran 2015 karena tida terpakai disetor 2016. Maka semua kegiatan harus berjalan sehingga tidak ada sisa anggaran," tambahnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/nasrun-aswari-se-mm_20160103_203306.jpg)