Ini Cara Porter Maskapai Kuras Isi Tas Penumpang Pesawat

Pada gambar rekaman CCTV, terdapat satu orang porter yang mencoba membuka tas penumpang. Porter tersebut mengunakan seragam berwarna orange lengan dan

Warta Kota/Andika Panduwinata
Jajaran dari Polresta Bandara Soekarno Hatta Tangerang meringkus oknum porter maskapai Lion Air yang membobol tas milik penumpang. Aksi para pelaku ini terekam kamera pengintai. 

SRIPOKU.COM , TANGERANG - Jajaran dari Polresta Bandara Soekarno Hatta Tangerang meringkus oknum porter maskapai Lion Air yang membobol tas milik penumpang. Aksi para pelaku ini terekam kamera pengintai.

Pada gambar rekaman CCTV, terdapat satu orang porter yang mencoba membuka tas penumpang. Porter tersebut mengunakan seragam berwarna orange lengan dan celana panjang.

Perlahan - lahan diangkat tas berupa koper warna merah punya penumpang. Kemudian dibukanya tas itu, lalu porter tersebut melihat dan memeriksa isi dalam tas.

Pelaku tak sadar aksi jahatnya terekam kamera pengintai Angkasa Pura II. Kejadian ini berlangsung di pengujung tahun 2015 kemarin.

Porter ini terlihat mengutil isi tas penumpang dalam rekaman kamera. Ia leluasa mencari barang milik berharga milik penumpang untuk disita.

PT Angkasa Pura yang mengetahui hasil rekaman CCTV tersebut segera mengadu ke polisi. Pihaknya bekerja sama dengan penegak hukum guna meringkus sindikat pembobol tas milik penumpang di Bandara Soetta.

Petugas melakukan penggerebekan terhadap para pelaku yang tertangkap basah melalui rekaman kamera pengintai. Para pelaku tak melakukan perlawanan saat dibekuk aparat.

Aksi polisi yang mengamankan oknum porter ini juga terekam CCTV. Dalam pengusutannya petugas berhasil mengamankan empat pelaku.

"Ada empat tersangka oknum porter yang melakukan pencurian kami amankan," ujar Kapolres Bandara Soetta, Kombes Rockye Langgie pada Sabtu (2/1/2016).

Keempat pelaku ini di antaranya A, M, S, dan AN. Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti seperti beberapa unit telepon genggam dan tumpukan uang pecahan Rp 2.000.

"Kami masih melakukan pengembangan terkait kasus ini. Diduga masih ada tersangka lainnya dalam perkara tersebut," katanya.

Rockye berharap pihak maskapai penerbangan juga melakukan pengawasan ketat agar insiden itu tak terulang kembali. Karena sejumlah penumpang resah dengan adanya kejadian ini.

Sedangkan satu dari pelaku yaitu S mengaku nekat melakukan aksi pencurian lantaran faktor lingkungan pekerjaannya. Aksi jahat oknum para porter ini terbilang sudah terorganisir.

"Dapet tekanan dari senior - senior buat mencuri," papar S. (Andika Panduwinata)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved