TKI yang Kerja di Luar Negeri Bisa Dapat KPR

Kini, kredit pemilikan rumah (KPR) tidak hanya dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia di dalam negeri, namun juga bagi mereka yang bekerja di luar

Tribunnews
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Kini, kredit pemilikan rumah (KPR) tidak hanya dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia di dalam negeri, namun juga bagi mereka yang bekerja di luar negeri.

Berita Lainnya: Bisa KPR, Masyarakat Berpenghasilan Tidak Tetap

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mulai menyalurkan KPR khusus untuk warga Indonesia yang bekerja di luar negeri.

Direktur Utama BTN Maryono menjelaskan, potensi penyaluran KPR untuk segmen masyarakat ini cukup besar. Tujuannya, kata Maryono, adalah apabila mereka yang bekerja di luar negeri tersebut kembali ke Indonesia, mereka sudah memiliki rumah yang dapat langsung dihuni.

"Kami membiayai (KPR) untuk masyarakat di luar negeri karena pendapatan mereka memang lebih tinggi juga, misalnya yang bekerja di Korea. Kalau mereka mau beli rumah di sini kita bisa biayai," kata Maryono di Jakarta, Selasa (29/12/2015).

Maryono menjelaskan, fasilitas KPR kepada masyarakat Indonesia yang bekerja di Korea Selatan sudah dimulai sejak bulan Agustus 2015 lalu. Hingga saat ini, perseroan telah menerima pengajuan KPR dari 150 orang nasabah yang bekerja di Negeri Ginseng tersebut.

Ke depan, perseroan akan memperluas jangkauan fasilitas KPR ini kepada masyarakat Indonesia yang bekerja di negara-negara lainnya. Dalam waktu dekat, BTN akan memberikan fasilitas KPR bagi warga Indonesia yang bekerja di Amerika Serikat.

"Kami kerjasama dengan Kementerian Luar Negeri, kita juga akan masuk ke Amerika Serikat. Di sana banyak orang-orang Indonesia yang kerja. Orang-orang yang ditugaskan ke luar negeri saat kembali ke Indonesia bisa mendapatkan rumah. Kalau yang di AS itu khusus untuk pegawai Kemenlu," jelas Maryono.

Selain AS, Maryono menyebut perseroan juga tengah membidik negara-negara lain yang dipandang potensial untuk pemberian fasilitas KPR, yakni Hongkong dan Taiwan. Pasalnya, di kedua negara tersebut terdapat banyak sekali warga Indonesia yang bekerja.
Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved