Narkoba dan Curas Mendominasi Wajah Kota Palembang

Kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) di Kota Palembang sepanjang tahun 2015 mendominasi kedua setelah kasus Narkoba.

Narkoba dan Curas Mendominasi Wajah Kota Palembang
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Kasi Pidum Kejari Palembang Sukamto SH

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Sepanjang tahun 2015, kasus narkoba dan pencurian dengan kekerasan (curas) mendominasi terjadi di wilayah Palembang. Bahkan jumlah kasus narkoba dan curas meningkat dari tahun sebelumnya. Sehingga peredaran narkoba dan aksi curas makin merajalela setiap tahunnya.

Berdasarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) sepanjang 2015 yang diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang dari kepolisian Palembang, tercatat ada 1.889 berkas perkara kasus.

"Dari total 1.889 SPDP yang diterima, tertinggi adalah kasus narkoba dan tertinggi keduanya kasus curas. Jumlah SPDP ini meningkat dari tahun 2014 dengan selisihnya 199 kasus. Tahun 2014 ada 1.660 SPDP," ujar Sukamto SH, Kasi Pidum Kejari Palembang, Selasa (29/12/2015).

Sukamto mengatakan, dari 1.889 SPDP yang sudah masuk, rinciannya untuk perkara Oharda (Orang, harta dan benda) ada 972 kasus. Untuk Tinda Pidana Umum lainnya (TPUL) ada 794 kasus dan untuk perkara Kamtimbun (Keamanan Ketertiban Umum) ada 123 kasus.

Namun dari 1.889 SPDP yang diterima, sebanyak 1.708 perkara sudah disidangkan. Bahkan secara keseluruhannya sudah memiliki kekuatan hukum yang telah diputuskan majelis hakim

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved