Jalan Negara di Pagaralam Selatan Longsor

Jalan Negara di Dusun Jambat Balo, Kelurahan Ulu Lurah, Kecamatan Pagaralam Selatan, longsor sekitar 20 meter

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/WAWAN
Tampak kondisi jalan negara di Dusun Jambat Balo yang longsor akibat huja lebat yang nyaria memutuskan badan jalan. 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Hujan lebat mengguyur Kota Pagaralam dalam beberapa minggu ini menyebabkan Jalan Negara di Dusun Jambat Balo, Kelurahan Ulu Lurah, Kecamatan Pagaralam Selatan, longsor sekitar 20 meter. Bahkan longsor sudah memakan badan jalan selebar 1 meter.

Pantauan Sripoku.com, Senin (28/12/2015) selain menyebabkan jalan amblas, longsor juga merobohkan puluhan pohon dan menimbun saluran irigasi serta tanaman milik warga setempat.

Bahkan sebagian tanah dan badan jalan sudah amblas. Tidak hanya itu sebagian lagi sudah retak memanjang tepat dibibir jalan. Namun di sekitar lokasi longsor juga sudah dipasang police line dan tanda peringatan agar pengguna jalan berhati-hati.

"Jalan ini longsor tadi malam setelah hujan hampir seharian, membuat tanah tergerus air dan terjadi longsor ke arah jurang sedalam sekitar 5 meter tepatnya di ruas jalan Negara," ujar Feri (34) warga sekitar.

Ada beberapa titik jalan yang amblas sehingga membuat kendaraan bisa terjatuh ke jurang dan kerusakan akan bertambah jika tidak segera dilakukan perbaikan.

"Selain sebagian sudah retak dan sebagian lagi posisi badan jalan juga sudah menggantung tinggal menunggu waktu saja akan amblas lagi," katanya.

Senada dikatakan Hengky (25) warga setempat, cukup berbahaya bagi pengguna jalan karena posisi jalan sedikit tanjakan dan menikung sehingga bila tidak hati-hati bisa terjun ke dalam jurang.

Kepala Dinas PU Kota Pagaralam, H Haryadi Razak mengatakan, ruas jalan yang mengalami longsor merupakan jalan negara, namun titiknya berada disekitar 3 kilometer dari pusat kota.

"Kita sudah laporkan kepada Balai Besar Kementrian PU karena lokasi longsor merupakan jalan negara. Namun untuk pengamanan sementara sudah dipasang pembatas dan tanda peringatan jika jalan tersebut mengalami kerusakan akibat longsor," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved