Gerindra Dorong Pemekaran Provinsi Sumsel Barat

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopran Marjani SPd menyatakan dirinya sangat mendorong bisa terbentuknya Provinsi Sumsel Barat.

Gerindra Dorong Pemekaran Provinsi Sumsel Barat
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Nopran Marjani SPd, Sekretaris Partai Gerindra Sumsel.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopran Marjani SPd menyatakan dirinya sangat mendorong bisa terbentuknya Provinsi Sumsel Barat.

Provinsi pemekaran dari Sumatera Selatan ini meliputi delapan kabupaten/kota. Terdiri dari Muaraenim, PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), Empatlawang, Pagaralam, Mura, Lubuklingau, Lahat, Muratara.

"Kita mensupport terbentuknya Provinsi pemekaran ini karena di wilayah Sumsel ini sudah cukup luas sekali. Bayangkan saja, kalau dari Pagaralam mau urusan ke Palembang harus memakan waktu 7 jam. Ini tentunya untuk mengefektifkan pelayanan publik. Didukung SDA ada gas, minyak perkebunan pariwisata dll. Ditambah SDM yang sudah memadai," ungkap Nopran Marjani SPd, Selasa (22/12/2015).

Menurut Nopran yang juga Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumsel, syarat untuk terpenuhinya menjadi provinsi itu yakni meliputi lebih dari 5 kabupaten dan jumlah penduduknya lebih dari 3 juta. Seperti Jambi dan Bengkulu saja di bawah 3 juta.

Nopran mengaku pihaknya tengah menghimpun tokoh-tokoh daerah yang akan dimekarkan tersebut. Baik tokoh politisi, adat, masyarakat, pemuda, dan kepala pemerintahan di 8 kabupaten itu.

"Kalau sudah terhimpun kita akan bertemu dengan dan kepala pemerintahan di 8 kabupaten itu. Sudah ada sinyal mereka dimekarkan. Baru dibentuk Presideum. Ini terletak di arah matahari tenggelam, barat. Memang awalnya nyebut Provinsi Sumsel Barat itu masih kaku. Sama halnya awal kita nyebut getuk itu lucu. Lama kelamaan biasa," kata Nopran.

Alumnus FKIP Unsri ini kembali menegaskan pemekaran provinsi ini untuk mempermudah urusan administrasi ke provinsi yang selama ini belum maksimal

"Selama ini Provinsi lebih banyak mengurusi Palembang. Seperti untuk SEA Games. Ini untuk pemerataan. Bukan untuk kekuasaan. SDA kita banyak, PAD besar. Untuk pemekaran itu membutuhkan waktu panjang, kajian, pembahasan. Bisa saja di periode Pak Alex kita membicarakan ini. Bisa saja realisasinya setelah Pak Alex tidak lagi. Kita sedang mengurus kelengkapan. Kalau saya Dapil sana mendatangi tokoh-tokoh yang ada. Sudah mulai melakukan pembicaraan. Dan juga anggota dewan di sana sudah ada yang setuju," terang Nopran.

Sementara Ketua DPRD Provinsi Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas SE MM menyatakan pada prinsipnya kalau memang rakyat menghendaki, kenapa tidak.

"Kalau memang rakyat menghendaki, kenapa tidak," kata Giri.

Hal senada juga disampaikan Wagub Sumsel Ir H Ishak Mekki MM yang menilai hal ini masih sebatas wacana.

"Provinsi Sumsel Barat itu saya rasa baru aspirasi, baru wacana. Belum dibahas. Kalau memang itu sepakat dan sebagainya, saya rasa nggak ada masalah di DPR," ujar Ishak Mekki usai melaunching kios K-Samsat di Jl Tasik Kambang Iwak Palembang.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved