Di Era MEA, Pendidikan Profesional Lebih Siap Tempur
Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) calon tenaga kerja selain memiliki ilmu teori juga harus disertai keterampilan dan bahasa serta sertifikasi.
Penulis: Rahmaliyah | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tak lama lagi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan segera dimulai. Untuk mengantisipasi hal tersebut sejumlah lembaga pendidikan di Indonesia khususnya Kota Palembang, tak hanya membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan secara teori saja, namun juga didukung dengan keterampilan lainnya yang sangat dibutuhkan saat mereka berada di dunia kerja.
Keterampilan-keterampilam tersebut biasanya terdapat dalam jenjang pendidikan SMK/Lembaga Pendidikan Profesional. Maka tak heran jika ada yang mengatakan, lulusan program profesional lebih siap kerja.
Seperti yang diutarakan Khotop, SKom, Pimpinan Lembaga Kursus Profesional satu tahun Palcomtech, Selasa (22/12).
"Jika dibandingkan dengan lulusan sarjana perguruan tinggi biasa, memang program profesional lebih siap untuk bekerja, khususnya menjelang era MEA. Lulusan program profesional seperti dari Palcomtech misalnya, mereka akan mendapatkan banyak pembekalan materi dan juga praktek, sehingga mereka lebih siap untuk bersaing di bursa kerja," jelasnya.
Masih dikatakan Khotop, pembekalan yang mereka dapat antara lain, skill komputer, bahasa asing, dan juga sertifikasi yang membuat lulusan program profesional memiliki kredibilitas yang diakui oleh nasional dan internasional.
"Khususnya untuk sertifikasi yang didapat oleh lulusan program profesional satu tahun Palcomtech telah berskala nasional, dan saat ini pun kami juga tengah bekerja sama dengan intansi terkait untuk penerbitan sertifikasi internasional. Sehingga ini akan membantu bagi lulusan untuk bertempur dengan tenaga asing.
Selain itu, tak hanya membahas tentang sertifikat, sejak awal siswa-siswi program profesional kami tempa dengan beragam praktek yang disesuaikan dengan jurusan mereka masing-masing.
"Misalnya saja untuk siswa program profesional satu tahun jurusan akuntasi, kami memberikan project kepada mereka untuk membuka sebuah usaha kecil, dimana mereka pun dituntut untuk mempergunakan ilmu akuntansi yang sudah mereka dapat dalam pengelolaan usaha tersebut," kata Khotop.
Menurut Khotop, lulusan dari program profesional tak akan hanya siap bekerja di perusahaan, namun juga siap untuk membuka peluang usaha dan membantu mengurangi pengangguran.
"Dengan bekal praktek yang mereka dapat, jika mereka tak berniat untuk bekerja di perusahaan, mereka dapat membuka usaha sendiri dan menciptakan ide-ide kreatif yang akan menarik daya beli masyarakat," jelasnya saat ditemui usai acara pelantikan 116 Bintang-Bintang Palcomtech di Max One Hotel Palembang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/lulusan-palcomtech_20151222_185508.jpg)