Kedelai Bisa Turunkan Tekanan Darah

Isoflavon - senyawa yang banyak ditemukan di dalam makanan seperti susu kedelai, teh hijau, tahu dan kacang - dapat membantu menurunkan tekanan darah

Kedelai Bisa Turunkan Tekanan Darah
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM - Isoflavon - senyawa yang banyak ditemukan di dalam makanan seperti susu kedelai, teh hijau, tahu dan kacang - dapat membantu menurunkan tekanan darah pada orang dewasa muda, demikian ungkap sebuah penelitian pada tahun 2012.

"Isoflavon mampu melebarkan pembuluh dengan cara meningkatkan pelepasan oksida nitrat," jelas Dr Suzanne Steinbaum, direktur penyakit wanita dan jantung Lenox Hill Hospital di New York City.

Dia mengatakan, bahwa studi di atas akan membawa cahaya terkait rekomendasi diet untuk membantu mengontrol hipertensi pada pasien dewasa muda.

Dalam studi yang dibiayai US National Institutes of Health tersebut, tim peneliti memeriksa data lebih dari 5.000 relawan.

Hasil analisa menunjukkan, bahwa mereka yang mengonsumsi jumlah tertinggi isoflavon perhari (lebih dari 2,5 miligram mg) memiliki tekanan sistolik rata-rata 5,5 mmHg lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsi kurang dari 0,33 mg isoflavon per hari.

Supaya lebih mudah dibayangkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, para peneliti memberi contoh: Delapan ons susu kedelai memiliki sekitar 22 mg isoflavon dan 100 gram kedelai panggang memiliki sebanyak 130 mg isoflavon.

"Temuan kami sangat menyarankan asupan isoflavon dalam jumlah moderat untuk menjaga tekanan darah tetap normal," kata pemimpin penelitian Safiya Richardson, dokter ahli bedah dari Columbia University's College of Physicians and Surgeons di New York City.

Temuan ini juga mengungkapkan, bahwa asupan isflavon bersama dengan pola makan kaya buah, sayur, susu rendah lemak dan kacang-kacang, dapat menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 10 mmHg pada orang-orang pra-hipertensi [di ambang tekanan darah tinggi]. Hal ini akan sangat membantu agar kondisi mereka tidak berkembang menjadi hipertensi, "kata Richardson.

Richardson menambahkan, "Temuan ini juga menunjukkan, modifikasi pola makan atau gaya hidup dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan tidak memerlukan obat-obatan kimia. Ini semua karena isoflavon meningkatkan produksi enzim yang mendorong produksi oksida nitrat dan oksida nitrat membantu memperlebar pembuluh darah dan dengan demikian mengurangi tekanan darah."

Penulis : Lily Turangan
Sumber : Everyday Health

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved