Aksi Begal di Palembang Semakin Mengganas
"Ketika melakukan aksinya, semua pelaku memakai penutup muka (sebo) dan membawa golok. Teman saya dibacok karena saat itu ia melawan," aku Novi.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Aksi begal di Kota Palembang akhir-akhir ini semakin marak. Ini terbukti, pada Selasa (15/12), ada dua laporan kejadian tindak pencurian dengan kekerasan (curas) atau dikenal dengan sebutan begal yang laporannya masuk di Polresta Palembang.
Yang menjadi korbannya yakni Sandi (19) warga Jalan Dusun I Lorong Sempurna RT 21/01, Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Banyuasin.
Ia kehilangan motor Yamaha Xeon GT 125 warna ungu dengan plat nomor BG 5458 JAH usai dibegal empat orang pelaku menggunakan senjata api.
Kejadian tersebut terjadi di Jalan Karang Anyar Kelurahan Tegal Binangun, Kecamatan Plaju, pada Senin (14/12) sekitar pukul 21.00, malam kemarin. Sandi membuat laporan diterima dengan No LP/B-2824/XII/2015/RESTA/SUMSEL.
"Saat kejadian lagi lewat di TKP (Tempat kejadian perkara). Tiba-tba saya dipepet empat pelaku dengan dua motor. Mereka pakai pistol. STNK saya juga diminta mereka bersama motornya," ungkap Sandi kepada petugas.
Hal yang sama dialami Novi (33) warga Jalan Desa Sungai Pedada RT 21/07 Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati. Tiga orang begal bersebo menggunakan golok menggondol motor Yamaha SE 88 dengan plat nomor BG 4856 AAR warna merah.
Kejadian tersebut terjadi di Jalan Ratu Prawira Negara, teparnya didekat pos Polisi Musi II pada Minggu (13/12) sekitar pukul 17.00. Selain kehilangan motor, Purna Irawan (12) teman korban mengalami luka sayatan dibagian pergelangan tangannya.
"Ketika melakukan aksinya, semua pelaku memakai penutup muka (sebo) semua dan membawa golok. Teman saya dibacok karena saat itu ia melawan," aku Novi.
" Memang keduanya telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas). Kita sekarang meminta keterangan korban untuk mengejar pelaku dan menindaklanjuti laporan korban," Tegas Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede. (Mg2).