Warga Sungai Jeruju Temukan Emas Kuno
Asal Muasal Benda-benda Kuno Masih Misterius
Warga menduga, perkampungan ini diperkirakan musnah secara seketika karena bencana alam.
Penulis: Mat Bodok | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Menurut Kepala Desa Sungai Jeruju Edi Karso kepada Sripoku.com, hingga saat ini belum ada satupun masyarakat yang mengetahui sejarah maupun cerita turun temurun dari lokasi penemuan emas dan harta karun lainnya.
Meski demikian lanjutnya, diyakini dulunya wilayah tersebut merupakan sebuah perkampungan.
Namun tidak ada satupun masyarakat setempat yang mengetahui bagaimana perkampungan itu terbentuk atau penyebab perkampungan itu hancur.
Edi memperkirakan, jika melihat dari sisa-sisa tiang bekas dari rumah berada dalam hamparan sekitar 4 kilometer persegi, maka disekitar lokasi penemuan emas sebelumnya merupakan perkampungan.
“Di desa kami ini ada warga yang berusia 125 tahun, namun masih bugar. Saat kami tanyakan dia juga tidak mengetahui tempat penemuan emas itu ada perkampungan,” tutur Edi, Senin (14/12/2015).
Warga menduga, perkampungan ini diperkirakan musnah secara seketika karena bencana alam.
Namun yang jelas diperkirakan lebih dari dua ratus tahun lalu.
“Mungkin karena bencana alam, sebab dulunya daerah itu merupakan pinggir laut dan seiring dengan waktu akhirnya menjadi daratan,” tutur kades yang masih mengawasi warganya siapa saja yang berhasil dalam pencarian harta karun tersebut.
Bahkan, sambungnya ada warga yang mendapatkan senjata badik selalu bermimpi. Dalam mimpinya, warga tersebut didatangi seorang lelaki tua dan berpesan agar lokasi tersebut dijaga.
“Ada warga yang menemukan badik, yang bermimpi bahwa meminta lokasi tersebut dijaga dengan baik,” tandasnya seraya mengakhir pembicaraan dengan Sripoku.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/senjata-kuno-yang-ditemukan-warga-di-sungai-jeruju-oki_20151214_194326.jpg)