Coba Perkosa Wanita di Semak-semak, Pria Ini Babak Belur Dihajar Korban

Ia memukul perut Holmes beberapa kali, mengigit lidahnya, dan menusuk leher pelaku dengan sebuah kunci.

Coba Perkosa Wanita di Semak-semak, Pria Ini Babak Belur Dihajar Korban
thestar.co.uk
Wajah Holmes babak belur setelah korban yang akan diperkosanya melawan

SRIPOKU.COM - Seorang pria harus mengalami nasib sial, saat wajahnya menderita luka sobek dan lebam, setelah seorang wanita yang akan ia perkosa melakukan perlawanan balik dan menyerangnya.

Dikutip dari Unilad (2/12/2015), menurut keterangan dari pengadilan setempat, pelaku, Johnathon Holmes (35), saat itu tengah membuntuti seorang wanita muda, di sebuah jalan di Kota Sheffield, Inggris.

Tak berapa lama, ia pun nekat menarik korban ke semak-semak dan langsung melancarkan aksinya, dengan terlebih dahulu mencium bibir korban.

Namun, korban yang sadar sudah dibuntuti, langsung melakukan perlawanan. Ia memukul perut Holmes beberapa kali, mengigit lidahnya, dan menusuk leher pelaku dengan sebuah kunci.

Holmes pun melarikan diri dari lokasi yang berada di dekat Nuffield Gym, di Cemetary Road, dimana kejadian ini terjadi pada Selasa (1/12/2015), dini hari waktu setempat. Meski begitu, polisi berhasil melacak keberadaannya beberapa jam kemudian.

Namun saat akan ditahan, pria ini mengklaim kalau ia tak mengingat apa yang sudah terjadi.

Meski begitu, wajahnya yang babak belur akibat perlawanan dari korbannya, serta sebuah rekaman CCTV di lokasi kejadian, menjadi bukti kuat untuk menjebloskannya ke dalam penjara.

Muncul dalam persidangan, korban menuturkan kepada hakim : ”Aku sangat yakin kalau dia akan memperkosaku. Hidupku mungkin bisa saja berakhir, ia juga bisa saja membunuhku di sana. Aku ketakutan, tapi aku juga merasa marah. Apa yang terjadi padaku adalah mimpi burukku.”

”Sekarang, aku ketakutan pergi di malam hari. Aku ketakutan saat tahu kalau hal-hal tak terduga bisa saja menimpaku. Meski aku tahu dia sudah dipenjara, terkadang aku takut kalau dia akan kembali mendatangiku.”

Pengacara dari Holmes menyatakan penyerangan ini tak sesuai dengan kliennya, akan tetapi, Hakim Sarah Wright mengatakan : ”Tak ada yang tak tersentuh oleh ucapannya. Bagiku sudah jelas kalau apa yang sudah kau lakukan sangat berdampak buruk bagi hidupnya. Ia sekarang tak bisa lagi melanjutkan hidupnya seperti semula.”

Holmes pun akhirnya mengakui perbuatannya sudah melakukan penyerangan seksual terhadap korban dan harus menghadapi hukuman penjara selama empat tahun dan enam bulan. (Sadam, Sumber : Unilad)

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved