Terlilit HUtang, Arsitektur Ini Jaminkan Mobil Rental

Arsitektur bangunan ini, terpaksa menjaminkan mobil yang direntalnya kepada orang yang memberinya hutang.

Terlilit HUtang, Arsitektur Ini Jaminkan Mobil Rental
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Eko dan barang bukti mobil Avanza yang dijaminkannya sebagai penebus hutangnya saat diamankan di Polsek Kemuning Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Lantaran terlilit hutang dan mau membayarnya namun belum memiliki cukup uang, membuat Eko Janata (33) nekat menjaminkan mobil Avanza BG 789 AY yang direntalnya kepada pemberi pinjaman.

Akibat ulahnya, kini warga Jalan Jaya VII RT 19/6 Kelurahan Plaju Kecamatan Plaju tersebut harus membayar mahal setelah sang pemilik mobil rental, Sumidang yang tak lain adalah temannya sendiri melaporkannya ke Polsekta Kemuning Palembang dengan kasus penggelapan hingga akhirnya ditindak lanjuti.

Menurut keterangan tersangka yang merupakan Arsitektur bangunan dan alumni Universitas Negeri Sriwijaya ini, ia terpaksa menggelapkan mobil yang direntalnya kepada Syamsi karena memiliki hutang sekitar Rp 25 juta kepada Syamsi sejak Februari 2015 lalu.

"Syamsi ini nagih hutang terus, namun saya belum punya uang untuk melunasi hutang sebesar Rp 25 juta itu," jelasnya saat diamankan di Polsekta Kemuning Palembang, Rabu (2/12).

Padahal agar tak bertemu dengan pemberi hutang, Syamsi, dikatakan tersangka bapak dua orang anak ini, ia sudah selalu menghindar. Tetapi, saat tengah mengendarai mobil tersebut, Syamsi melihatnya hingga akhirnya meminta mobil tersebut sebagai jaminan.

"Jadi mobil itu diambil Syamsi untuk jaminan sampai hutang saya lunas. Mungkin, karena mobil yang saya rental ini belum dikembalikan sejak Juni 2015 lalu, Sumidang melapor ke polisi," terangnya.

Sementara itu, Kapolsekta Kemuning Palembang, AKP Handoko Sanjaya didampingi Kanit Reskrim, Ipda Irsan mengatakan, penangkapan terhadap tersangka setelah menindaklanjuti laporan dari korban yang merupakan warga Kemuning jika mobil yang dirental tersangka belum juga dikembalikan.

"Dari laporan tersebut kita langsung mendalami hingga berhasil mengamankan tersangka saat berada di rumahnya. Dan dari pengakuannya, mobil tersebut digadaikan kepada orang yang memberikan hutang yakni Syamsi hingga kemudian kita mengambil barang bukti itu," jelasnya seraya mengatakan jika tersangka terancam dijerat Pasal 378 KUHP.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved