Ibu Rumah Tangga Mendominasi Penderita HIV/AIDS di Sumsel
Sepanjang tahun kasus HIV/AIDS di Sumsel terjadi naik turun.
Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sepanjang tahun 2015 sebanyak 41 orang pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan sebanyak 107 acquired immune deficiency syndrome (AIDS) enam diantara meninggal dunia di Sumsel.
Dari data tersebut Ibu Rumah Tangga (IRT) mendominasi pengidap HIV/AIDS. Tercatat sebanyak 7 orang HIV dan 16 orang lainnya AIDS.
Manager Program Perhimpunan Keluaraga Berencana Indonesia (PKBI) Sumsel, Leonardo Sahmin mengatakan, mayoritas IRT mengidap dan penderita HIV/AIDS akibat tertular dari suami yang sering jajan di luar.
"Suami mereka suka seks bebas tidak menggunakan kondom," ujar Leonardo, Senin (30/11/2015) saat dihubungi.
Menurut dia, sepanjang tahun di Sumsel kasus HIV/AIDS terjadi naik turun. Seperti yang terjadi pada tahun 2014 tercatat 243 kasus sedangkan pada tahun 2015 sebanyak 148 kasus.
"Ego suami masih kuat mereka suka jajan diluar tapi tidak gunakan pengaman. Sehingga tertular ke istri mereka," katanya.
Penderita HIV/AIDS pada IRT lebih banyak dibandingkan dari kalangan Pekerja Seks Komersial (PSK). Padahal wajar jika dibandingkan dengan PSK yang suka gonta ganti pasangan.
"PSK lebih sedikit terkena HIV/AIDS dibandingkan IRT," katanya.
Hal ini terjadi akibat pemerintah masih mengangap persolan HIV/AIDS hanya persoalan kesehatan padahal ini juga menyangkut masalah sosial, pendidikan dan sebagainya.
"Persoalan HIV AIDS tidak hanya masalah kesehatan saja namun juga persoalan lainnya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tes-hivaids_20151201_084632.jpg)