Road to Asian Games 2018

Palembang Jauh Lebih Siap Gelar Penutupan Asian Games 2018

Untuk alasan OCA menolak Palembang sebagai tempat penutupan, selayaknya dapat dikaji apa sebenarnya masalahnya.

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Asisten III Pemprov Sumsel, Ahmad Najib (kiri) memberikan keterangan terkait penolakan Palembang sebagai tempat penutupan Asian Games 2018, Senin (30/11/2015). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Harapan Palembang sebagai co host city Asian Games 2018 menjadi tempat penutupan multievent terus digoyang.

Kendati telah disampaikan secara jelas dan tegas oleh Kemenpora Indonesia Imam Nahrawi dan Ketua KOI Erick Tohir jika pembukaan dan penutupan akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang namun ditolak oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA) Haider Farman.

Menanggapi hal tersebut, Asisten III Pemprov Sumsel, Ahmad Najib mengatakan, sebenarnya acara pembukaan dan penutupan adalah acara jamuan yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia bagi semua kontingen yang mengikuti Asian Games.

Untuk alasan OCA menolak Palembang sebagai tempat penutupan, selayaknya dapat dikaji apa sebenarnya masalahnya.

"Apakah Palembang tidak siap. Saya rasa Palembang jauh lebih siap. Jika masalah transportasi, dari Jakarta ke Palembang. Itukan bisa dibicarakan. Palembang juga memiliki atlet yang bertanding di Palembang. Jika di sini saja ada ribuan atlet, ditambah OCA. Tidak sulit bagi kami membawa dewan OCA ditambah media ke Palembang," terang Ahmad Najib, Senin (30/11/2015).

Menurut Najib, saat ini progres Palembang sebagai tuan rumah menunjukan kemajuan yang cukup pesat. Bahkan, ia telah menyampaikan hal tersebut di hadapan semua dewan OCA.

"Saya rasa Palembang lebih baik progresnya. Saya tadi sampaikan masalah LRT, kemudian Palembang akan ada tambahan 200 bus. Lalu pembangunan hotel, venue. Semua menunjukkan progres yang baik. Semua bukan diada-adakan karena memang ada," tutur Najib.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved