Kesurupan Aryanto Loncat ke Sungai hingga Nyaris Tewas

Sekitar pukul 05.55, korban dan Kodir pergi ke pangkalan mandi di dusun II, Desa Gunung Megang Luar, untuk buang air besar.

Kesurupan Aryanto Loncat ke Sungai hingga Nyaris Tewas
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tempat korban menghilang di pangkalan mandi di Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Minggu (23/11).

SRIPOKU.COM, MUARAENIM--- Diduga kesurupan, Ariyanto (30) warga Desa Gunung Megang, Muaraenim, nyaris tewas, meloncat ke dalam sungai, di Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Minggu (23/11) sekitar pukul 23.00.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Senin (23/11/2015), peristiwa yang cukup menyedot perhatian masyarakat tersebut terjadi ketika korban yang baru sekitar dua hari pulang dari Bangka ini, bertemu dengan Junaidi dan Risko.

Karena sudah lama tidak bertemu, mereka bertiga bertamu dan sekalian menginap di rumah Kodir sekitar pukul 00.30.

Sekitar pukul 05.55, korban dan Kodir pergi ke pangkalan mandi di dusun II, Desa Gunung Megang Luar, untuk buang air besar. Saat mereka sedang buang air besar tiba-tiba Ariyanto meloncat kedalam sungai sambil membawa pakaiannya yaitu baju kaos warna abu-abu dan celana levis panjang warna biru.

Melihat hal tersebut, teman-teman korban melakukan pencarian namun sampai pagi hari korban tetap tidak ditemukan. Bahkan keluarga dan pihak kepolisian melakukan pencarian ke sepanjang sungai, namun korban tidak ditemukan.

Dan pada malam harinya sekitar pukul 23.00, korban yang hanya mengenakan celana dalam ditemukan warga sedang berdiri diatas jembatan gantung dalam kondisi linglung seperti orang kesurupan.

Takut korban akan terjun kembali ke sungai, lalu warga beramai-ramai membawa korban kembali ke rumah dalam kondisi selamat.

Sementara itu menurut Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto melalui Kabagops Kompol Andi Kumara didampingi Kapolsek Gunung Megang AKP Indra dan Kasubag Humas Iptu Arsyad Agus, saat ini, korban sudah siuman dan dirawat oleh keluarga di rumahnya. Untuk penyebabnya karena kesurupan.

"Korban ketika ditanya mengaku sedang dimasuki tiga harimau dan ngomongnya seperti orang linglung," ujar Indra.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved